- Pengumuman penting Iran kalau Selat Hormuz terbuka sepenuhnya ini disampaikan sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon.
Sebelumnya, Trump telah memberlakukan blokade angkatan laut di Selat Hormuz, termasuk semua pelabuhan Iran.
Angkatan Laut AS telah memulai blokade tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengumumkan perkembangan penting tersebut dalam sebuah unggahan di X, dengan mengatakan:
“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka untuk sisa periode gencatan senjata.”
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Hizbullah Lebanon
Pengumuman ini disampaikan sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Gerakan Hizbullah Lebanon.
"Selat Iran sepenuhnya terbuka. Terima kasih," kata Trump.
Setelah pengumuman dari Iran, Presiden AS Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada Teheran dalam sebuah unggahan di Truth Social.
Ia menulis, “Iran baru saja mengumumkan bahwa Selat Iran sepenuhnya terbuka dan siap untuk dilalui sepenuhnya. Terima kasih.”
Dalam unggahan lain, Trump mengatakan bahwa meskipun Selat Hormuz sepenuhnya terbuka dan siap untuk aktivitas bisnis dan lalu lintas penuh, blokade angkatan laut akan tetap berlaku sepenuhnya sampai kesepakatan dengan Iran selesai 100 persen.
Harga Minyak Turun Setelah Pengumuman Iran
Dilaporkan, harga minyak turun sekitar 9 persen menyusul unggahan Arahchi.
Selengkapnya: https://www.tribunnews.com/internasional/7818257/iran-nyatakan-selat-hormuz-sepenuhnya-terbuka-harga-minyak-turun-trump-bilang-terima-kasih?utm_content=headline-secondary&utm_medium=widget-homepage&utm_source=www.tribunnews.com.
#Iran #Minyak #Selat Hormuz #harga minyak