Emak-emak Pemotor Tertabrak KA Batara Kresna, Terobos Rel Bengkong Solo Saat Kereta Melintas
Putradi Pamungkas April 19, 2026 03:27 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kecelakaan lalu lintas melibatkan Kereta Api (KA) Batara Kresna dengan sepeda motor terjadi di kawasan rel bengkong, Purwosari, Kota Solo, Minggu (19/4/2026) pagi.

Insiden ini menyebabkan dua pengendara motor terpental dan mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.45 WIB saat KA Batara Kresna yang melaju dari arah Wonogiri menuju Stasiun Purwosari melintas di jalur tersebut.

Insiden kecelakaan lalu lintas antara KA Batara Kresna dengan sepeda motor
KECELAKAAN - Insiden kecelakaan lalu lintas antara KA Batara Kresna dengan sepeda motor terjadi di rel bengkong Purwosari, Minggu (19/4/2026) pagi. Insiden ini menyebabkan dua pengendara motor terpental dan mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Kronologi Kecelakaan KA Batara Kresna vs Motor di Rel Bengkong

KA dengan nomor seri 513 Batara Kresna sebelumnya melaju normal meski di kawasan Jalan Slamet Riyadi sedang berlangsung aktivitas warga dalam momen Car Free Day (CFD).

Namun situasi berubah ketika kereta memasuki jalur rel bengkong menuju Stasiun Purwosari.

Dari arah timur ke barat, tiba-tiba muncul sepeda motor Honda Beat berwarna putih yang dikendarai dua ibu-ibu dari jalur lambat.

Meski masinis telah membunyikan klakson peringatan berkali-kali, pengendara diduga kurang memperhatikan situasi hingga akhirnya motor tersebut tertemper kereta api.

Akibat benturan itu, motor sempat terseret sekitar dua meter, sementara kedua pengendara terpental ke arah belakang.

Baca juga: Asal-usul Rel Bengkong dan Mitosnya, Lokasi KA Batara Kresna Solo-Wonogiri Mogok

Dua Korban Luka-Luka, Tidak Ada Korban Jiwa

Beruntung, insiden kecelakaan KA Batara Kresna di Purwosari ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun kedua pengendara mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Kasih Ibu Solo untuk mendapatkan perawatan medis.

Identitas kedua korban hingga kini belum diketahui secara resmi.

KAI Daop 6 Yogyakarta Minta Masyarakat Lebih Waspada

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Saragih, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyampaikan keprihatinan atas kejadian itu.

“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari,” ungkap Feni.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang kereta api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan berhenti sejenak untuk memastikan jalur aman sebelum melintas,” jelasnya.

Feni menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.

“Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami imbau seluruh masyarakat agar melintas hanya di perlintasan resmi saja dan memastikan tidak ada kereta yang akan melintas,” tambahnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.