Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Mobil pick up Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Wonogiri belum dapat digunakan karena operasional koperasi desa belum berjalan penuh, meski kendaraan tersebut sudah mulai didistribusikan ke sejumlah wilayah.
Kondisi ini membuat seluruh unit kendaraan sementara hanya disimpan di masing-masing gedung koperasi.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihuan menegaskan bahwa penggunaan mobil masih ditunda hingga sistem operasional KDMP benar-benar siap berjalan.
"Saran saya memang tidak usah digunakan dulu mobilnya. Saran saya diparkir di koperasi," ujarnya.
Meski belum bisa digunakan, distribusi kendaraan operasional tetap berjalan di tahap awal.
Sebanyak 50 unit mobil pick up Mahindra jenis Scorpio telah disalurkan ke 50 KDMP yang tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri.
Selain kendaraan, sebanyak 100 unit AC juga turut dibagikan untuk melengkapi fasilitas gedung koperasi yang sudah selesai dibangun.
Rodricho menjelaskan bahwa pengambilan dan pengelolaan unit kendaraan menjadi tanggung jawab masing-masing Danramil di wilayahnya.
Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan aset koperasi tetap aman selama belum digunakan.
Ia juga menyebutkan bahwa akan ada peresmian KDMP secara serentak nasional yang rencananya dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, meski jadwal pastinya belum diumumkan.
Baca juga: Mobil Pick Up KDMP Wonogiri Mulai Dibagikan di 50 Koperasi, Ini Daftar Penerima Tahap Pertama
Hingga saat ini, tercatat 281 KDMP di Wonogiri sudah dalam tahap pengembangan.
Dari jumlah tersebut, 154 koperasi telah berdiri, sementara 13 desa/kelurahan masih terkendala pembangunan akibat keterbatasan lahan, terutama di wilayah perkotaan.
"Kendala di lahan. Lahannya kurang luas. Kelurahan utamanya di wilayah perkotaan," jelasnya.
(*)