TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengusulkan satu ekor sapi untuk hewan kurban Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Sapi yang diusulkan tersebut bernama Jhoni, dengan bobot mencapai sekitar 820 kilogram berdasarkan hasil pengukuran menggunakan pita ukur.
Sapi berjenis Limousin itu dinilai memiliki kualitas unggul dan ukuran yang paling besar di Kuansing.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kuansing, drh Asrul, Minggu (19/4/2026) mengatakan, sapi tersebut merupakan milik seorang peternak lokal di Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi.
“Asal sapi dari peternak kita sendiri di Kuansing, atas nama Suyitno di Desa Sumber Datar,” ujar Asrul.
Ia menjelaskan, sapi Jhoni berusia sekitar 3,5 tahun dan saat ini ditaksir memiliki nilai jual mencapai Rp 82 juta.
Menurut Asrul, peluang sapi Jhoni untuk dipilih cukup besar.
Baca juga: Tiga Daerah Belum Usulkan Sapi Kurban Bantuan Presiden, Pemprov Riau Targetkan Rampung Pekan Depan
Selain bobotnya yang besar, Pemkab Kuansing juga hanya mengusulkan satu ekor sapi kepada Presiden.
“Kemungkinan besar dipilih, karena selain ukurannya besar, kita juga hanya mengusulkan satu ekor saja,” jelasnya.
drh Asrul mengungkapkan, kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Kuansing pada tahun 2026 ini diperkirakan mencapai sekitar 2.600 ekor.
Jumlah tersebut terdiri dari sapi, kerbau, dan kambing.
"Untuk persediaan sapi kurban di Kuansing mencukupi. Bahkan kita memasok kebutuhan daerah lain," ujarnya.
( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )