Laporan wartawan TribunJati.com, M Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto telah mengalokasikan ribuan bohlam lampu pada anggaran tahun 2026.
Pengadaan ini digunakan untuk mengganti Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rusak di sejumlah ruas jalan Kabupaten Mojokerto.
Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto mengatakan bahwa pengadaan bohlam tahun ini difokuskan untuk mengganti lampu PJU yang mati terutama di ruas jalan kabupaten 18 kecamatan.
"Pengadaan bohlam berdasarkan pengaduan masyarakat yang semakin banyak (PJU mati), sehingga akan segera kita tindak lanjuti dengan perbaikan atau penggantian," ujar Bambang, Minggu (19/4/2026).
Baca juga: Tekan Biaya Listrik, Dishub Bondowoso Sukses Hemat Anggaran PJU hingga Rp 682 Juta Lewat Meterisasi
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Prasarana Lalu Lintas dan Perparkiran DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, menjelaskan pengadaan bohlam lampu PJU dialokasikan dari anggaran APBD Kabupaten Mojokerto sekitar Rp 500 juta.
Setidaknya, terdapat 44 ribu titik jaringan PJU di seluruh Kabupaten Mojokerto.
"Pengadaan 2.020 bohlam," kata Adi.
Menurut Adi, pengerjaan penggantian bohlam akan dilakukan secara bertahap, dengan melibatkan 16 petugas dan empat mobil Skylift.
Penggantian bohlam juga disesuaikan dengan efisiensi, dari sebelumnya 250 watt kini menjadi 150 watt.
"Kami menerima pengaduan masyarakat yang banyak mengeluhkan lampu PJU mati, sekaligus juga guna penghematan," tukasnya.