Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Sejumlah peristiwa menonjol terjadi di Kabupaten Rejang Lebong sepanjang sepekan terakhir, 12-18 April 2026.
Mulai dari kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan lansia, penemuan pelajar meninggal dunia, dugaan perundungan di lingkungan sekolah, insiden wisata, hingga aksi kriminalitas jalanan.
1. Lansia Ditabrak Anak Kades, Korban Meninggal Dunia
Seorang lansia bernama Sakin (68), warga Kelurahan Dusun Curup, Kecamatan Curup Utara, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada Sabtu (11/4/2026) malam.
Korban ditabrak sepeda motor jenis RX King yang dikendarai remaja berinisial Raihan (17), warga Kecamatan Bermani Ulu.
Peristiwa terjadi di Jalan AK Gani sekitar pukul 20.00 WIB.
Berdasarkan informasi, pengendara diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Lebong menuju Curup.
Saat bersamaan, korban tengah menyeberang jalan dan langsung tertabrak.
Korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun tidak sadarkan diri hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kasus ini masih dalam penanganan Sat Lantas Polres Rejang Lebong.
Baca juga: Kepala Desa Selamat Sudiarjo Rejang Lebong Buka Suara Usai Anaknya Tabrak Lansia hingga Kritis
2. Pelajar 16 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar
Warga Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya, digemparkan dengan penemuan seorang pelajar SMK bernama Fahri Muhazam (16), yang meninggal dunia di dalam kamar rumahnya pada Selasa (14/4/2026) malam.
Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan posisi tergantung.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan adanya bekas jeratan di leher korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain.
Polisi menduga korban meninggal akibat gantung diri.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Baca juga: Chat Terakhir Fahri, Siswa SMK yang Ditemukan Tewas Tak Wajar di Kamar di Air Bening Rejang Lebong
3. Tiga Pelajar SD Diduga Jadi Korban Perundungan
Tiga pelajar SD di Desa Sumberejo Transad, Kecamatan Bermani Ulu Raya, diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh sejumlah kakak kelas.
Korban masing-masing berusia 9 hingga 11 tahun mengalami luka memar dan trauma.
Dugaan perundungan ini disebut telah berlangsung sejak Maret 2026 dan baru terungkap pada pertengahan April.
Peristiwa diduga terjadi di dalam ruang kelas, di mana korban dipanggil lalu dipukuli oleh sejumlah pelaku yang berjumlah 12 orang dan merupakan kakak kelas para korban.
Motif sementara dipicu rasa tersinggung akibat saling ejek.
Polisi telah melakukan mediasi antara pihak keluarga korban dan terduga pelaku, mengingat seluruh pihak masih di bawah umur.
Baca juga: 3 Siswa SD di Rejang Lebong Dipukuli Kakak Kelas, Dipicu Saling Ejek
4. Bocah 7 Tahun Nyaris Tenggelam di Wisata Tebing Suban
Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun asal Empat Lawang nyaris meninggal dunia setelah tenggelam di objek wisata Tebing Suban, Curup Timur, pada Kamis (16/4/2026).
Peristiwa terjadi saat korban mandi di kolam wisata dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
Saat itu, orang tua korban tengah lengah karena mengurus adik korban.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, namun berhasil diselamatkan oleh ayahnya.
Setelah mendapat penanganan awal, kondisi korban dilaporkan telah pulih dan sadar.
Polisi menduga korban tenggelam karena tidak bisa berenang.
Pihak pengelola wisata menyatakan bertanggung jawab atas biaya pengobatan korban.
Baca juga: Bocah 7 Tahun Nyaris Tewas Tenggelam di Tebing Suban Rejang Lebong, Ditemukan Tak Sadarkan Diri
5. IRT Jadi Korban Jambret, Gelang Emas Rp25 Juta Raib
Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Gustiti (43), warga Kelurahan Talang Ulu, menjadi korban jambret pada Jumat (17/4/2026) pagi.
Peristiwa terjadi saat korban pulang dari Pasar Atas Curup dan hendak masuk ke gang menuju rumahnya.
Dua pelaku bermotor memepet korban dan langsung menarik gelang emas seberat 10 gram dari tangan korban.
Setelah berhasil merampas barang, pelaku melarikan diri.
Korban sempat mengejar, namun terjatuh dan mengalami luka.
Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp25 juta.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
Baca juga: IRT di Rejang Lebong Jadi Korban Jambret saat Pulang Dari Pasar, Gelang Emas Raib
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini