Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional dalam keadaan aman dan siap dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yang diprediksi akan melanda Indonesia mulai April 2026.

"El Nino Godzilla diprediksikan bertahan selama enam bulan, namun stok beras kita per hari ini ada sebanyak 4,9 juta ton yang diprediksi dapat memenuhi kebutuhan selama 11 bulan. Aman," kata Amran saat mengunjungi Gudang Bulog Banjar Kemantren di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu.

Selain itu, Amran menjelaskan ketersediaan bahan pangan dari sektor lain seperti industri makanan horeka tercatat sebanyak 12,5 juta ton, disertai dengan hasil tanaman standing crop sebanyak 11 juta ton.

Menurutnya, stok beras nasional diprediksi dapat segera menembus angka lima juta ton selambat-lambatnya pada pertengahan minggu depan.

Dengan demikian, lanjutnya, stok beras tersebut menjadi rekor tertinggi selama Republik Indonesia berdiri.

"Artinya ketersediaan pangan nasional mencapai kurang lebih 28 juta ton, cukup untuk 11 bulan dan menghadapi dampak fenomena El Nino," katanya.

Ia pun meminta masyarakat untuk turut serta dalam melaksanakan verifikasi data pangan nasional tersebut, sekaligus demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Amran juga menegaskan untuk menghadapi musim kemarau panjang ini, pemerintah telah melaksanakan berbagai strategi seperti pompa dan distribusi air, serta penguatan sistem irigasi di sejumlah wilayah terdampak.

Selain itu, Amran turut menegaskan stok pupuk nasional dalam kondisi aman disertai dengan adanya penurunan harga pupuk sebesar 20 persen yang dinilainya dapat membantu para petani serta meningkatkan produksi bahan pangan di Indonesia.