Polisi Bantah Isu Bullying dalam Kasus Siswa SMK Tewas Tak Wajar di Air Bening Rejang Lebong
Ricky Jenihansen April 19, 2026 10:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Polisi membantah adanya dugaan perundungan dalam kasus kematian tidak wajar seorang pelajar SMK berusia 16 tahun di Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Rejang Lebong, Bengkulu.

Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya, pada Selasa (14/4/2026) lalu.

Korban diketahui bernama Fahri Muhazam (16), seorang pelajar SMK Bangun Jaya yang merupakan warga setempat.

Hingga kini, motif pasti terkait tewasnya pelajar tersebut masih belum diketahui.

Polisi terus mendalami motif kematian tidak wajar pelajar SMK tersebut.

Kapolsek Bermani Ulu, Iptu Ronal Pasaribu, menyampaikan bahwa dari hasil penyelidikan sementara, dugaan motif mengarah pada persoalan percintaan yang dialami korban.

“Motif sementara karena masalah percintaan, ini dari hasil penyelidikan yang kita temukan, tapi masih kita dalami lagi,” ungkap Kapolsek saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada Minggu (19/4/2026).

Isu Perundungan Tidak Ditemukan

Seiring beredarnya informasi di masyarakat terkait dugaan perundungan atau pembullyian yang dialami korban, pihak kepolisian memastikan belum menemukan adanya indikasi tersebut.

“Tidak ada, sejauh ini belum ada kita dengar dan kita dapati dari hasil penyelidikan,” jelasnya.

Polisi juga meluruskan bahwa dugaan adanya permasalahan dalam keluarga korban tidak terbukti berdasarkan hasil pendalaman yang telah dilakukan.

"Termasuk permasalahan keluarga, juga tidak ada, jadi mengarah ke motif asmara korban," katanya.

Keterangan Pihak Desa

Kepala Desa Air Bening, Nusa Jayaputra, mengatakan pihaknya tidak mengetahui secara pasti persoalan yang dialami korban sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Menurutnya, pihak keluarga juga tidak pernah menyampaikan adanya masalah tertentu yang dihadapi korban.

“Kami tidak mengetahui pasti permasalahannya, dari keluarga juga tidak ada cerita terkait hal itu,” singkatnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan secara menyeluruh penyebab kematian pelajar tersebut.

DALAMI MOTIF - Foto suasana di rumah duka usai korban ditemukan tewas tak wajar pada Selasa (14/4/2026) kemarin. Hingga kini polisi masih mendalami motif terkait kejadian itu.
DALAMI MOTIF - Foto suasana di rumah duka usai korban ditemukan tewas tak wajar pada Selasa (14/4/2026) kemarin. Hingga kini polisi masih mendalami motif terkait kejadian itu. (TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi)

Ditemukan oleh Ayah Kandung

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ayah kandung korban, Edison (50), yang pulang dari berkebun sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu, Edison memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Ia kemudian mendapati pintu kamar korban dalam keadaan tertutup.

Karena curiga, Edison membuka pintu kamar dan menemukan korban dalam posisi setengah terduduk dengan tali melilit di lehernya.

Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia yang diperkirakan sudah dua jam sebelum ditemukan.

Sempat Kirim Foto ke Teman

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan TribunBengkulu.com, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengirimkan sebuah foto kepada temannya.

Foto tersebut berkaitan dengan alat yang digunakan dalam peristiwa tersebut di dalam rumah korban.

Korban mengirimkan foto berupa tali simpul yang telah tergantung di kamarnya.

Disclaimer

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.