Alasan Marc Marquez Akan Pensiun, Musim 2026 Jadi yang Terakhir di MotoGP?
Faiz Iqbal Maulid April 20, 2026 03:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez secara mengejutkan mulai memberi sinyal bahwa musim 2026 bisa menjadi tahun terakhirnya di lintasan MotoGP.

Ia mengaku ragu mampu kembali tampil dengan kecepatan dan konsistensi seperti masa kejayaannya.

Wacana juara dunia MotoGP tujuh kali itu pun semakin kuat.

Apa alasan Marc Marquez ingin pensiun?

Dilansir dari GP One, alasan utama Marc berniat pensiun tidak terlepas dari cedera panjang yang dialami sejak 2020.

Cedera itu kata Marc, membuat performanya tidak lagi stabil.

Ia menegaskan keputusan pensiun lebih karena keterbatasan fisik, bukan mental.

• Saksikan Duel Panas Marquez vs Bezzecchi Diprediksi Tersaji di MotoGP Jerez 2026, Titik Balik Marc

Marquez mengaku sulit kembali memacu motor dengan kecepatan yang sama seperti masa kejayaannya

"Saya akan pensiun jika tidak punya pilihan lain, tapi saya tidak akan puas 100 persen. Saya akan tenang karena saya sudah mencoba, meskipun tidak berhasil, tapi saya tidak akan pensiun dengan kepuasan 100 persen. Tenang iya, puas tidak," kata Marquez dilansir dari GP One, Minggu 19 April 2026.

Marc Marquez resmi bergabung dengan Ducati mulai musim 2024 bersama tim satelit Gresini.

Lalu naik ke tim pabrikan Ducati Lenovo pada 2025. 

Perjalanan ini menjadi fase kebangkitan setelah cedera panjang, sekaligus membuka babak baru dalam kariernya sebagai ikon MotoGP.

Pada musim 2024, ia mencatat hasil 20 balapan, 10 podium, 392 poin, posisi akhir ke-3 klasemen.

Musim 2025 menjadi salah satu yang paling sukses dengan catatan 18 balapan, 15 podium, 545 poin serta status juara dunia.

• Spesifikasi Desmosedici GP27, Ducati Persiapkan Era Motor 850cc MotoGP 2027

Perjalanan Karier Marc Marquez

1. Debut MotoGP: 2013 bersama Repsol Honda, langsung menjadi juara dunia.

2. Gelar juara dunia:

-7 kali MotoGP, 

-73 kemenangan,

-126 podium,

-74 pole position dalam 210 balapan. 

3. Puncak karier: Mendominasi era 2013–2019 dengan gaya balap agresif dan berani ambil risiko.

4. Kebangkitan: Setelah cedera, ia bergabung dengan Gresini Ducati (2024) lalu pindah ke Ducati Lenovo (2025–2026).

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.