Naas menimpa Alexandra, balita 1,8 tahun di Lorong SDK Ende 11, Jalan Perwira, Kelurahan Kota Ratu, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende tewas terbakar api saat kebakaran melanda berdinding gedek milik Odilia Jene (68), Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 21.00 WITA.
Ayah korban, Bertolomeus Pase, yang menetap di Desa Watusipi, langsung menuju lokasi sesaat setelah mendengar kabar duka tersebut.
Sementara itu, ibu korban diketahui sedang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Jakarta.
"Korban selama ini memang tinggal bersama neneknya. Saat ini keluarga masih sangat terpukul, terutama Ibu Odilia yang belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut karena syok berat," tulis laporan Humas Polres Ende yang diterima TribunFlores.com, Senin (20/4/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Humas Polres Ende, Senin (20/4/2026) pagi, bermula sekitar pukul 20.15 WITA saat Ibu Odilia, sang nenek yang selama ini mengasuh korban, meninggalkan rumah sebentar untuk menjemput dua sepupu korban di Lingkungan Kuraro.
Saat itu, korban dilaporkan tengah tertidur pulas.
Namun, di tengah perjalanan pulang, Ibu Odilia dikejutkan oleh teriakan warga yang mengabarkan rumahnya terbakar.
Setibanya di lokasi, api sudah membumbung tinggi menghanguskan bangunan semi permanen tersebut.
Seorang saksi mata, Petrusius Yustinianus R. Retu, mengungkapkan, dirinya sempat mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dari arah rumah korban sebelum api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.
Warga sekitar berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Lokasi rumah yang berada di lorong sempit membuat armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ende kesulitan menjangkau titik api.
Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.20 WITA.
Saat proses pendinginan dilakukan oleh pihak kepolisian dan petugas Damkar, tubuh mungil Alexandra ditemukan di antara puing-puing dalam kondisi luka bakar 100 persen.
Isak tangis keluarga pecah saat jenazah balita malang tersebut dievakuasi ke RSUD Ende untuk menjalani Visum Et Repertum.