Atlet & Pelajar Ikuti Turnamen Boxing Bupati Cup 2026 di Sumedang, Pembinaan Karakter Generasi Muda
Siti Fatimah April 20, 2026 12:11 PM

Laporan Kontributor Tribunjabar.id,  Kiki Andrian

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Turnamen Boxing Bupati Cup 2026 resmi dibuka di GOR Tadjimalela, Minggu (19/4/2026). Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus mendorong generasi muda untuk menjalani gaya hidup sehat dan positif melalui olahraga.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa olahraga tinju bukan sekadar adu fisik, tetapi juga membutuhkan kekuatan mental, disiplin, dan strategi.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda kita memiliki semangat tinggi untuk berkembang melalui jalur positif. Ini langkah nyata dalam mencegah generasi muda dari perilaku negatif, serta membentuk karakter yang tangguh, berani, dan sportif,” ujarnya dalam siaran tertulis, dikutip Senin. 

Ia juga menyoroti perubahan gaya hidup generasi muda yang dinilai semakin mengarah ke aktivitas positif, termasuk meningkatnya minat terhadap berbagai cabang olahraga bela diri.

“Kita melihat Gen Z sekarang mulai berubah. Anak-anak muda Sumedang semakin gemar berolahraga. Ini adalah wajah masa depan Sumedang generasi yang sehat, produktif, dan berjiwa kuat,” tambahnya.

Bupati memastikan pemerintah daerah akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan yang mampu menyalurkan minat dan bakat generasi muda.

“Pemerintah akan terus mewadahi dan memfasilitasi minat dan bakat warga, khususnya generasi muda, agar tersalurkan ke arah yang positif dan membangun,” tegasnya.

Ketua Panitia, Dilly menyebutkan, turnamen ini diikuti oleh 122 peserta dari berbagai kalangan di Kabupaten Sumedang, mulai dari atlet binaan hingga pelajar.

“terdiri dari atlet binaan Pertina yang dipersiapkan menuju Porprov, peserta Liga Tinju Pelajar tingkat SMP dan SMA, serta para member sasana tinju di bawah naungan Pertina,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan olahraga tinju secara berkelanjutan di daerah.

“Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini antara lain menjaga ekosistem pembinaan dan pengembangan potensi talenta berbakat dalam olahraga tinju amatir, menjadi ajang penjaringan bakat atlet lokal berkualitas, serta memperkuat solidaritas guna mempererat persatuan dan sportivitas,” katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.