Keuangan Daerah Lagi Sulit, Pemkab Beltim Pangkas Dana Hibah KONI untuk Porprov jadi Rp1,5 Miliar
Hendra April 20, 2026 08:39 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemangkasan dana hibah jadi tantangan yang serius untuk dihadapi oleh kontingen Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Pangkalpinang

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Beltim, Amrizal mengatakan situasi keuangan daerah saat ini memaksa pemerintah untuk melakukan penyesuaian. 

Padahal, ajang Porprov merupakan hajatan olahraga terbesar di level provinsi yang membutuhkan biaya tidak sedikit pula.

Harapan awalnya mendapat kucuran dana diatas Rp3 Miliar. Angka tersebut dinilai masuk akal, mengingat banyaknya cabang olahraga yang akan dipertandingkan nanti.

"Memang kalau sekarang ini, pihak KONI menginginkan anggaran itu sekitar Rp3 miliar lebih. Bagi kami itu masuk akal karena ini kegiatan level provinsi," ujar Amrizal kepada Posbelitung.co, Senin (20/4/2026). 

Namun, kenyataan berkata lain. Amrizal menjelaskan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dispora hanya mampu mengalokasikan dana hibah sebesar Rp1,5 miliar, turun setengah dari yang direncanakan.

Keputusan ini pun diakuinya sudah bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat kembali. 

"Kita di Pemkab Beltim melalui Dispora sudah mengunci anggaran hibah di angka Rp1,5 miliar. Jadi kita tidak bisa ke mana-mana lagi," ucap Amrizal.

Amrizal menambahkan bahwa upaya untuk menambah anggaran di tengah jalan adalah hal yang sepertinya sangat sulit dilakukan saat ini.

Kondisi ini membuat Dispora dan KONI harus memutar otak agar dana ini bisa mencukupi kebutuhan kontingen.

"Mau nambah juga tidak bisa kan? Jadi kita memanfaatkan dana yang Rp1,5 miliar itu semaksimal mungkin untuk mengikuti Porprov nanti di Pangkalpinang," ungkapnya.

Amrizal juga mengatakan bahwa pemangkasan kurang lebih 50 persen ini tidak dapat dihindari. Kondisi tersebut membuat Dispora tidak memiliki ruang gerak lagi untuk memberikan dukungan finansial yang lebih luas.

Untuk menutupi kekurangan yang ada, Dispora mendorong KONI Beltim agar lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan di luar APBD. Satu di antara opsinya adalah menggandeng pihak ketiga.

"Mungkin nanti ada dana-dana lain tentunya. Pemkab akan berusaha agar KONI mencari dana CSR atau pihak lain yang ingin membantu kegiatan Porprov di bulan 11 nanti," ujarnya.

Meski begitu, Amrizal menegaskan bahwa dana Rp1,5 miliar tersebut murni untuk operasional pelaksanaan, tidak termasuk bonus atlet.

"Rp1,5 miliar itu pelaksanaan, bukan termasuk bonus. Bonus atlet nanti kita susun sesegera mungkin," tambahnya.

Amrizal menjelaskan situasi sulit ini bukan hanya terjadi di Belitung Timur. Ia menduga hampir seluruh pemerintah daerah di Bangka Belitung, bahkan Indonesia, sedang mengalami kendala keuangan yang serupa.

Diharapkan melalui transparansi anggaran ini, pihak KONI dan pengurus cabang olahraga bisa segera menentukan skala prioritas demi keberangkatan kontingen yang lebih efisien untuk mengikuti Proprov nanti. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.