1 Pekan Kasus Pencurian di Serut Kobi, Korban Kecewa Polisi Lamban Temukan Pelaku
Mesya Marasabessy April 20, 2026 08:52 PM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Kasus pencurian di toko milik warga Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah masih menyisakan tanda tanya.

‎Setelah tujuh hari berlalu, polisi belum juga menemukan terduga pelaku. Alhasil korban Chintia Ialuhun merasa kecewa atas lambannya penanganan kepolisian.

‎Kejadian bermula saat 13 April 2026 lalu, dimana toko milik Chintia dan suaminya dibobol pencuri yang terekam jelas melalui CCTV di dalam toko mereka.

‎Chintia Ialuhun dan suaminya langsung melaporkan kejadian tersebut di hari yang sama ke Kantor Polisi Subsektor Kobi, dan berlanjut membuat laporan ke Mapolsek Wahai pada 15 April 2026.

‎Di Tengah harapan yang hampir pupus, Chintia berharap agar pelaku segera ditemukan, mengingat mereka kehilangan hampir lebih dari Rp 20 juta dan satu unit handphone seluler. 

‎"Beta punya tanggapan yah kecewa, sudah sampai hari ini belum ada kepastian dari Polsek sampai sekarang, Beta sudah hampir menyerah dengan ini tapi karena masyarakat begitu mendukung bt karena ketakutan-ketakutan mereka terhadap kasus ini apalagi pada saat aksi pelaku membawa alat tajam yang bisa membahayakan katong," ungkap Chintia, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Kejati Periksa Direksi Lapangan, Pengawas, dan PPK di Kasus Proyek Jalan Namlea–Bara

Baca juga: Pemkot Ambon Gandeng Pelindo, Lahan Eks Pasar Inpres Disulap Jadi Area Kontainer

‎Dirinya berharap agar secepat mungkin pelaku ditangkap sehingga tak bermunculan korban-korban selanjutnya. Ia juga meminta agar masyarakat tetap mengawal kasus tersebut.

‎"Beta punya harapan semoga cepat tertangkap pelaku agar tidak lagi ada korban selanjutnya. Dan berharap kepada masyarakat untuk tetap mengkawal kasus ini," harap Chintia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.