Minyakita 'Hilang' dari Pasar Ciamis Bikin Pedagang Menjerit, Pasokan di Gudang Bulog Kosong
Seli Andina Miranti April 21, 2026 11:45 AM

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita masih terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Ciamis.

Tak hanya di Ciamis, kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di berbagai daerah lain di Indonesia.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Ciamis, Asep Misbahudin, menyebut terbatasnya pasokan menjadi penyebab utama langkanya Minyakita di pasaran.

“Kelangkaan Minyakita ini bukan hanya terjadi di Ciamis, tapi juga di daerah lain. Salah satu penyebab utamanya karena belum ada pasokan dari Bulog,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Minyakita Jadi Barang Langka di Ciamis, Pedagang Sudah Berbulan-bulan Tak Dapat Stok

Ia mengungkapkan, hasil koordinasi dengan pihak Bulog menunjukkan bahwa stok Minyakita di gudang saat ini dalam kondisi kosong.

“Kami sudah cek ke Bulog, dan memang stok di sana kosong. Sekarang masih menunggu kiriman dari distributor,” jelasnya.

Di sisi lain, tingginya permintaan masyarakat turut memperparah kondisi di lapangan.

Menurut Asep, banyak konsumen beralih ke Minyakita karena harganya yang lebih terjangkau dibanding minyak goreng komersial.

“Permintaan meningkat karena harganya lebih murah, jadi banyak masyarakat beralih. Akibatnya, stok yang ada cepat habis,” katanya.

Selain itu, kenaikan harga bahan baku minyak goreng berupa crude palm oil (CPO) juga berdampak pada produksi.

Produsen disebut mengurangi output karena biaya produksi yang meningkat.

Tak hanya faktor produksi, kebijakan tata niaga seperti kewajiban pemenuhan kebutuhan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) juga diduga ikut memengaruhi distribusi di lapangan.

Menghadapi kondisi ini, DKUKMPP Ciamis terus melakukan koordinasi dengan distributor agar pasokan Minyakita bisa segera kembali normal.

Baca juga: Muhammad Farhan Ancam Tindak Pelaku Jika Ditemukan Ada Penimbunan Minyakita di Bandung

“Kami terus dorong agar distribusi ke pengecer bisa segera berjalan. Tidak menutup kemungkinan juga akan dilakukan operasi pasar,” ujarnya.

Asep pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bijak dalam berbelanja.

“Kami harap masyarakat tidak panic buying. Mudah-mudahan kondisi ini segera teratasi,” pungkasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.