Eri Cahyadi Geram Kali Tebu Penuh Sampah, Akan Diubah Jadi Kawasan Wisata
Cak Sur April 21, 2026 04:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi atau Cak Eri, turun langsung meninjau proses pengerasan jalan di kawasan Kali Tebu, Kenjeran, Surabaya Utara, Selasa (21/4/2026).

Pengerasan jalan ini, menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam meningkatkan kebersihan kawasan, sekaligus menata lingkungan sekitar sungai.

Ubah Perilaku Warga dan Tata Kawasan

Cak Eri menegaskan, proyek ini tidak sekadar perbaikan infrastruktur, tetapi juga upaya mengubah perilaku masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai.

Ia menyebut, kondisi Kali Tebu sudah puluhan tahun dipenuhi sampah dan membutuhkan penanganan menyeluruh.

“Jadi ini, Kali Tebu ini sudah puluhan tahun kayak begini. Karena itu kami akan menjadikan Kali Tebu ini sebagai tempat kali atau bisa menjadi wisata yang baru,” ujar Wali Kota Cak Eri.

Jalan Diaspal 3 Kilometer di Dua Sisi

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah alat berat diterjunkan untuk memperkeras jalan.

Pekerjaan dilakukan bersamaan dengan pembersihan aliran sungai. Pemkot Surabaya berencana mengaspal jalan sepanjang sekitar 3 kilometer di sisi barat dan timur sungai.

“Maka nanti ini akan kami aspal mulai titik rumah pompa sampai habisnya ujung jalan, sekitar 3 kilometeran. Bukan hanya satu sisi, barat timur kita aspal semuanya. Agar warga tidak lagi membuang sampah ke sungainya,” jelas Cak Eri.

Geram Sungai Dipenuhi Sampah

Cak Eri mengaku geram melihat kondisi sungai yang dipenuhi sampah dan barang tak layak. Ia menilai, kebiasaan tersebut harus segera diubah seiring dengan penataan fisik yang dilakukan pemerintah.

“Sepanjang sungai isinya sampah, barang enggak karu-karuan. Warga boleh berusaha, tapi jangan di sebelahnya malah sampah. Ojo sebelah kali bawa sampah,” tegasnya.

Dikerjakan dari Empat Titik, Target 20 Hari

Dalam penanganan kawasan ini, Pemkot Surabaya menggandeng komunitas lingkungan bersama pihak kecamatan untuk membersihkan sungai.

Tahap awal difokuskan hingga jembatan pertama sepanjang sekitar 1 kilometer, sebelum dilanjutkan ke seluruh ruas.

Sebagai langkah percepatan, pengerjaan dilakukan dari empat titik sekaligus di kedua sisi sungai.

“Insya Allah 20 hari selesai. Kami kerjakan dari empat titik, kanan kiri. Nanti kami tata pekerjaannya,” ujar Cak Eri

Poin Penting

  • Kali Tebu ditata untuk mengatasi masalah sampah bertahun-tahun
  • Jalan sepanjang 3 km akan diaspal di dua sisi sungai
  • Proyek bertujuan mengubah perilaku warga dan memperbaiki lingkungan
  • Dikerjakan dari empat titik untuk percepatan
  • Target penyelesaian sekitar 20 hari
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.