18.971 Peserta UTBK-SNBT Ujian di Unhas, Rektor Warning Joki
Ari Maryadi April 21, 2026 05:22 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBT) sudah dimulai pada Selasa (21/4/2026).

Jalur penerimaan mahasiswa baru masuk Perguruan Tinggi Nasional (PTN) dimulai serentak.

Universitas Hasanuddin (Unhas) menyiapkan 43 ruangan ujian tersebar di Kampus Tamalanrea dan Gowa.

Khusus kampus Tamalanrea ada 12 lokasi dan 35 ruangan.

Sementara di kampus Gowa terdapat 3 lokasi dan 8 ruangan.

Ada 18.971 peserta UTBK yang akan ujian di Unhas pada 21-28 April.

Unhas diserbu calon mahasiswa yang melaksanakan ujian hari ini.

Pemeriksaan dilakukan ketat bagi peserta, termasuk menyediakan metal detector.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa juga turun memantau pelaksanaan ujian.

Prof JJ sapaanya keliling ke ruangan ujian. Mulai dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Selanjutnya di Fakultas Keperawatan.

Lalu di Fakultas Hukum dan berakhir di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Satu per satu ruangan dipantau langsung Prof JJ.

Prof JJ melihat kesiapan dari pengawas, pihak keamanan hingga CCTV ruangan.

Dirinya keliling ditemani jajaran dekan Unhas, termasuk Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Prof Alimuddin Unde.

Ketua Panitia Pusat UTBK Unhas Prof Muhammad Ruslin menyebut ada dua sesi ujian dilaksanakan setiap hari.

"Mulai hari ini tiap hari ada dua sesi. Ada sesi pagi dan siangnya 13.30 Wita dilaksanakan sampai 28 April 2026," kata Prof Muhammad Ruslin.

Unhas telah menunjuk 84 Penanggung Jawab Lokasi (PJL) UTBK SNBT

Selain itu ada 1.128 pengawas juga bertugas di seluruh ruangan.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa ingin memastikan seluruh peserta UTBK melaksanakan ujian.

"Kami dari awal ingin memastikan mereka nyaman, ruangan AC difasilitasi, tapi juga aman dari berbagai sisi," kata Prof Jamaluddin Jompa.

Pelaksanaan ujian di Unhas sendiri akan berlangsung sampai 28 April mendatang.

 Kasubdit Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas Nurul Ichsani menjelaskan UTBK tahun ini secara jadwal berbeda dengan tahun 2025 lalu.

Tahun 2025 lalu, UTBK berlangsung dua gelombang. 

Antara gelombang ada jeda selama 10 hari.

"Kalau sekarang 2026 itu tidak ada lagi perbedaan gelombang, langsung 10 hari full," kata Nurul Ichsani 

Materi tes ada Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi.

Tes Potensi Skolastik dalam UTBK bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif yang dipelajari dan berkembang melalui proses belajar dan pengalaman, baik di dalam maupun di luar kelas. 

Kemampuan ini diperlukan agar berhasil dalam pendidikan formal, khususnya pendidikan tinggi. 

Tes ini terdiri atas empat subtes.

Yaitu Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, serta Pengetahuan Kuantitatif.

Sementara Tes Literasi bertujuan untuk menilai kapasitas peserta untuk mengidentifikasi, memahami, menafsirkan, menciptakan, mengolah informasi, dan berkomunikasi menggunakan materi tertulis dalam berbagai konteks. 

Literasi dipandang kunci bagi seseorang untuk mengembangkan potensi diri dan berpartisipasi penuh dalam masyarakat modern. 

Tes ini terdiri atas Literasi dalam Bahasa Indonesia, Literasi dalam Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.