Musda ke-X Partai Golkar Maluku Tengah Resmi Dibuka, Tiga Kandidat Resmi Bertarung
Mesya Marasabessy April 21, 2026 05:52 PM

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Musyawarah Daerah (Musda) ke-X Partai Golkar Maluku Tengah resmi dibuka, Selasa (21/4/2026).

‎Pembukaan Musda ke-X Golkar Maluku Tengah itu berlangsung di Gedung Islamic Center, Kota Masohi, Maluku Tengah.

‎Pembukaan hajatan lima tahunan itu dihadiri Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, Jajaran Pimpinan Partai Golkar dari Pusat dan Provinsi Maluku, serta jajaran pimpinan partai di tingkat kabupaten.

‎Tiga kandidat diketahui bakal bertarung pada momen Musda ke-X, mereka diantaranya, Hasan Alkatiri, Rusbani Silawane, dan Temi Talaohu.

‎Ketiga kandidat tersebut telah menyerahkan berkas pendaftaran dan melalui penjaringan yang dibuka oleh Panitia Musda ke-X sejak 17 April 2026 sampai dengan 20 April 2026.

‎Ketua DPD Golkar Maluku Tengah, Rudolf Lailossa mengatakan, pelaksanaan konstitusi lima tahunan ini untuk memajukan partai lebih baik kedepannya.

‎"Majunya partai ini akan kita ambil di sini (forum) ini, tanam nilai untuk partai Golkar agar lebih baik dari segalanya," ujar Rudolf Lailossa.

Baca juga: Mitra Binaan CSR Pertamina Patra Niaga Curi Perhatian Pengunjung SALAM FEST 2026 di Ambon

Baca juga: Bantuan Rumah Terancam Gagal, Warga Hote SBT Tuding Kades Idham Kapailu Tolak Verifikasi


‎Ia menegaskan dua agenda pada forum tersebut yakni memastikan Musda Golkar Maluku Tengah berjalan aman dan damai.

‎"Yang paling penting ialah memastikan Musda Partai Golkar Maluku Tengah aman dan damai, yang terpilih harus mengawal pemerintahan dari awal sampai akhir," tukas Rudolf yang juga Ketua Komisi I DPRD Maluku Tengah itu.
‎ 
‎Lebih lanjut, dikatakan yang kedua adalah mengusung rekomendasi Golkar Maluku Tengah untuk kandidat DPR RI dan Bupati menuju dua periode.

‎"Dan melalui Musda Golkar ini, Golkar merekomendasi Ketua DPD Golkar I, Umar Lessy menjadi anggota DPR RI dan Bupati dapat rekomendasi menuju bupati dua periode," imbuh Wakil Rakyat itu. 



‎Di sisi lain, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain  Awat Amir yang hadir pada momen pembukaan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Partai Golkar atas dukungan dan kemitraan yang selama ini telah terbangun dengan baik. 

‎Diakui, Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, pihaknya membutuhkan kolaborasi, dan dalam banyak hal, Partai Golkar telah menunjukkan peran konstruktif dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan di daerah ini.

‎"Saya ingin menegaskan satu hal: partai politik adalah pilar utama demokrasi. Bukan sekedar sebagai alat untuk meraih kekuasaan, tetapi ruang untuk merawat gagasan, membangun kader, dan memperjuangkan kepentingan rakyat," pesan Bupati. 

Di situlah kualitas sebuah partai diuji, bukan hanya saat pemilu, tetapi dalam keseharian pengabdiannya.

Dan dalam konteks itu, lanjut Bupati, Golkar punya rekam jejak panjang. Secara filosofis, Golkar dibangun di atas semangat kekaryaan, bahwa politik harus menghasilkan karya, bukan sekadar wacana. 

‎"Bahwa keberpihakan kepada rakyat harus nyata, bukan retorika. Ini nilai yang sederhana, tetapi sangat kuat, dan tetap relevan sampai hari ini," pungkas Zulkarnain. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.