BOLASPORT.COM - Surabaya Samator meraih kemenangan untuk memperebutkan tempat ketiga dalam rangkaian babak Grand Final Proliga 2026.
Samator tampil baik untuk memastikan satu kaki mereka memijak podium ketiga Proliga 2026 saat bersua Jakarta Garuda Jaya.
Tampil di GOR Amongrogo, Yogyakarta, hari ini, Selasa (21/4/2026) Samator menang melalui tiga set langsung dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-20).
Dengan hasil ini, Samator membutuhkan satu kemenangan lagi untuk meraih tempat ketiga Proliga 2026.
Set pertama dibuka dengan keunggulan Garuda Jaya lebih dulu melalui bloking akurat dari Dawuda Alaihimassalam.
Reli panjang sempat terjadi sebelum Garuda Jaya menambah keunggulan melalui sebuah block out.
Pukulan Hadi Suharto berhasil membuat Samator mengambil alih momentum keunggulan.
Jordan Dwi Susanto menambah variasi serangan lini depan Samator untuk menggempur tim besutan Nur Widayanto itu.
Momentum terhenti setelah Jordan melakukan servis error sebelum akhirnya Garuda Jaya menyamakan kedudukan.
Meski demikian, tim besutan Rodolfo Luis Sanchez itu kembali menjauh dengan bloking efektif yang dilakukam Lyvan Taboada Diaz.
Bloking dari Samator berjalan cukup efektif setelah Hadi mampu membendung serangan untuk menjauh.
Samator kian nyaman dalam mendikte permainan setelah Jordan memberi kontribusi dengan bloking solidnya.
Spike dari Tedi Oka kian menenggelamkan Garuda Jaya saat set pertama memasuki masa-masa akhir.
Tak berselang lama, Garuda Jaya mendapatkan keuntungan melalui servis error Tedi.
Reaksi cepat dilakukan Samator untuk mendapatkan set point, usai tertahan 2 kali, mereka menutup perlawanan Garuda Jaya dengan skor 25-17.
Spike dari Dawuda membuka keunggulan lebih dulu bagi Garuda Jaya pada awal set kedua.
Tensi pertandingan mulai memanas saat kedua tim tersebut saling berbagi angka hingga 4 kali.
Dengan kombinasi Dawuda dan masuknya Fauzan Nibras membuat Garuda Jaya kian gencar dalam menunjukkan ancaman.
Rentetan kesalahan dilakukan Samator dalam membendung serangan dari Garuda Jaya.
Kombinasi bloking dari Diaz dan Hadi kian menjauhkan Samator dari kejaran Garuda Jaya.
Dimotori oleh Hadi, Samator mulai mendapatkan ritmenya untuk unggul dengan jarak 3 poin.
Sempat mendekat, Garuda Jaya kehilangan momentum usai kesalahan servis dilakukan oleh Dawuda.
Meski mendapatkan perlawan dari Garuda Jaya melalui spike Setyabima, Samator tetap mampu mengamankan set kedua 25-20.
Set ketiga berjalan, Samator langsung memegang kendali permainan dengan meraih dua poin beruntun.
Garuda Jaya berhasil mengimbangi permainan untuk beberapa kali merepotkan pertahanan Samator.
Diawali servis Jordan sebelum diakhiri bloking kurang baik dari Diaz membuat Garuda Jaya terus menempel Samator.
Irama permainan Samator kembali menguat seiring dengan gebrakan yang dilakukan Jordan dan Hadi.
Jordan menjadi pembeda dengan bloking kuatnya pada masa-masa akhir set ketiga.
Tedi Oka melengkapi variasi serangan Samator yang akhirnya menutup set ketiga denga skor akhir 25-20.