Sudah Approve, Pengkhianat Terbesar Barcelona Setuju 1 Orang Ini Latih Real Madrid
Ade Jayadireja April 21, 2026 08:33 PM

PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP
Real Madrid mendapat 'persetujuan' dari mantan pemainnya, Luis Figo, untuk mendatangkan Didier Deschamps sebagai pelatih.

BOLASPORT. COM - Real Madrid mendapat 'persetujuan' dari mantan pemainnya, Luis Figo, untuk mendatangkan Didier Deschamps sebagai pelatih.

Posisi pelatih Real Madrid menjadi topik perbincangan hangat menyusul performa buruk klub pada musim 2025-2026.

Di bawah arahan Alvaro Arbeloa sebagai nakhoda sementara, El Real sudah kehilangan dua gelar.

Petaka Madrid dimulai dengan tersingkir dari babak 16 besar Copa del Rey oleh tim kasta kedua, Albacete.

Kemudian Madrid dieliminasi Bayern Muenchen dalam perempat final usai kalah di dua laga (1-2 dan 3-4).

Raksasa ibukota Spanyol pun gugur sambil mengantongi agregat 4-6.

Peluang Madrid untuk menjuarai Liga Spanyol juga menipis karena dihalangi oleh Barcelona.

Dengan tujuh partai tersisa, El Real tertinggal sembilan angka dari Blaugrana selaku pemuncak klasemen.

Lantaran hasil yang kurang memuaskan, manajemen Madrid berencana mengganti Arbeloa.

Salah satu figur yang dirumorkan mask daftar pelatih incaran Madrid adalah Didier Deschamps.

Lelaki berusia 57 tahuh itu akan habis kontrak bersama timnas Prancis selepas Piala Dunia 2026.

Kylian Mbappe buka suara soal keputusan Didier Deschamps tak memanggil dirinya ke skuad Timnas Prancis pada November kemarin.
X.COM/MADRIDXTRA
Kylian Mbappe buka suara soal keputusan Didier Deschamps tak memanggil dirinya ke skuad Timnas Prancis pada November kemarin.

Soal rumor yang mengaitkan Deschamps dengan posisi pelatih di Madrid, Figo memberikan jawaban positif.

Dia menilai si juru taktik Prancis punya kualitas untuk memimpin klub seperti El Real.

"Dia memiliki pengalaman dan kepribadian untuk mengelola tim mana pun, termasuk di Spanyol, " ujar Figo seperti dikutip BolaSport.com dari Tribuna.

Lebih lanjut, Figo menyayangkan Madrid yang terancam puasa gelar dalam dua musim beruntun.

Musim lalu, 2024-2025, Los Blancos juga kehilangan tiga trofi mayor.

"Semua orang tahu seperti apa musim yang dialami Madrid," kata Figo.

"Ketika pelatih berganti, tim menjadi tidak stabil dan orang-orang mulai mencari seseorang untuk disalahkan."

"Bagi salah satu klub terbaik di dunia, dua tahun tanpa gelar juara sangat mengkhawatirkan.”

"Madrid terbiasa menang. Tentu saja, Anda tidak bisa menang setiap saat, itu akan terlalu mudah dditebak"

"Tim lain juga memiliki ambisi. Tetapi di Madrid, kebisingan selalu lebih keras. "

“Sekarang orang-orang akan membicarakan pelatih, siapa yang bersalah, dan masalah lain yang tidak dibahas di dalam ruang ganti, " pungkas dia.

Figo sendiri menciptakan kontroversi saat Pindah dari Barcelona ke Real Madrid pada musim panas 2000.

Kejadian tersebut membuat sang legenda Portugal mendapat predikat 'Pengkhianat Terbesar'.

Keberanian Figo untuk menyeberang ke kubu rival terbayarkan dengan raihan trofi.

Figo mendapatkan tujuh gelar dalam lima tahun bareng Madrid.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.