Sendawa Berlebihan Bikin Tak Nyaman? Ini Cara Menghilangkannya
Dhita Mutiasari April 22, 2026 12:44 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -   Sendawa lumrah terjadi setelah makan. Ini adalah cara tubuh untuk mengeluarkan udara atau gas berlebih dari saluran pencernaan.

Sendawa atau yang lebih dikenal dengan sendawa, diartikan sebagai keluarnya gas dari kerongkongan ke faring atau tenggorokan secara tiba-tiba, dengan atau tanpa disertai suara.

Sendawa merupakan usaha tubuh untuk mengeluarkan kelebihan udara dari saluran pencernaan bagian atas.

Kelebihan udara ini terjadi akibat masuknya udara secara cepat ke saluran pencernaan bagian atas, karena kontraksi otot pernapasan diafragma atau kontraksi otot dasar lidah.

Sendawa memang kondisi yang wajar dan umum terjadi. Namun, bila sendawa menjadi lebih sering atau sendawa berlebihan, Anda perlu mewaspadai sebab kondisi ini bisa menandakan adanya masalah atau gangguan pada saluran pencernaan.

Cara mengatasi sendawa berlebih adalah dengan makan/minum perlahan, mengunyah hingga halus, menghindari minuman berkarbonasi, permen karet, dan merokok. 

Kurangi makanan penghasil gas (kol, brokoli) dan konsumsi jahe hangat atau teh herbal untuk meredakan. Pijat perut ringan atau jalan santai juga dapat membantu mengeluarkan gas.

• Atasi Sakit Perut Tanpa Ribet, Ini 16 Cara Alami yang Mudah Dilakukan

Berikut adalah panduan lengkap mengatasi sendawa:
 
Sendawa terjadi ketika tubuh mengeluarkan udara berlebih dari saluran pencernaan melalui mulut. 

Tiga hal berikut ini sering membuat kita menelan banyak udara:

  • Makan dengan terburu-buru.
  • Mengonsumsi minuman bersoda.
  • Sedang mengalami stres atau kecemasan.

Kapan sendawa dianggap bermasalah?

Sendawa beberapa kali setelah makan termasuk normal. Namun lain halnya dengan sendawa yang terlalu sering.

Keseringan bersendawa patut diwaspadai, terutama bila belum pernah mengalaminya atau disertai dengan rasa begah pada perut. Kondisi ini bisa saja menjadi gejala penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

Mengetahui penyebab frekuensi bersendawa yang terlalu sering tentu penting sebelum mempelajari cara menghilangkan sendawa. Apa sajakah yang bisa menjadi pemicunya?

 

Aerophagia

Aerophagia adalah kondisi ketika seseorang sering menelan udara, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Penyebabnya pastinya belum diketahui hingga sekarang, namun hal ini biasanya dipicu oleh makan terlalu cepat, mengunyah permen karet dan minum air terlalu cepat.

Gastroesophageal reflux disease (Gerd)

Gerd atau penyakit asam lambung naik terjadi ketika asam lambung kembali naik ke kerongkongan (esofagus). Akibatnya, Anda bisa sering mengalami sendawa.

Dispepsia

Gangguan pencernaan ini dapat membuat perut bagian tengah atas terasa sakit dan tidak nyaman kareana produksi asam lambung berlebih. Selain sendawa, Anda bisa mengalami kembung, mual, dan muntah.

Gastritis

Gastritis adalah peradangan pada dinding lambung. Gejalanya bervariasi pada tiap orang, bahkan sebagian besar orang tidak mengalami gejala sama sekali. Radang ini dipicu oleh sering konsumsi alkohol, makanan pedas, dan asam.

Infeksi Helicobacter pylori

Jenis bakteri ini dapat menyebabkan infeksi di perut, yang kemudian memicu gejala dengan meningkatnya frekuensi sendawa.

Helicobacter pylori adalah bakteri yang dapat berkembang di saluran pencenaan, terutama di lambung.

Yang rentan terkena infeksi ini adalah orang-orang yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi buruk, rumah padat penduduk dan sering konsumsi OAINS dalam jangka panjang.

Irritable bowel syndrome (IBS)

IBS adalah gangguan pada usus besar yang dapat menyebabkan terlalu sering sendawa, kram, kembung, dan diare.

Intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa terjadi ketika tubuh tidak mampu mencerna laktosa dengan baik. Anda bisa diare, mual, dan kembung, dan sering bersendawa.

Gangguan penyerapan fruktosa atau sorbitol

Gangguan ini timbul jika tubuh tidak dapat menyerap fruktosa dan sorbitol dengan baik. Mual, kembung, dan sakit perut adalah beberapa gejalanya.

Kapan harus ke dokter?

Jika sering sendawa namun tidak mengalami gejala lain, Anda mungkin perlu membuat catatan kecil mengenai apa saja makanan atau minuman yang Anda konsumsi setiap hari.

Pasalnya, sendawa bisa disebabkan oleh konsumsi bahan pangan yang mengandung gas.

Perhatikan juga kondisi psikologis Anda, misalnya apakah sedang mengalami stres atau gangguan kecemasan.

Bila tidak yakin dengan penyebabnya, periksakan diri ke dokter. Siapa tahu Anda memiliki gangguan medis yang bisa menjadi dalang di balik keseringan bersendawa.

Jika sendawa disertai dengan gejala lain yang berupa nyeri perut, mual, atau sakit saat menelan, segera temui dokter untuk mendapatkan diagnosis serta penanganan medis yang sesuai dengan penyebabnya.

Cara menghilangkan sendawa yang mengganggu

Umumnya, sendawa yang normal tidak memerlukan penanganan khusus. Tapi ada kalanya Anda bersendawa terus-menerus, contohnya setelah makan atau minum soda.

Tenang, Anda bisa melakukan cara-cara menghilangkan sendawa berikut ini agar sendawa tidak terus mengganggu:

Perhatikan posisi tubuh

Berbaring miring dapat membantu menghilangkan sendawa. Anda juga bisa mencoba posisi telentang, lalu mengangkat dan menekan lutut ke dada. Tahan posisi ini hingga gas keluar dari dalam perut.

Berjalan-jalan sebentar

Setelah makan, berjalan-jalanlah sebentar untuk membantu kinerja saluran cerna. Aktivitas fisik dapat membantu pergerakan usus.

Minum teh jahe

Anda bisa minum teh jahe sebagai cara menghilangkan sendawa. Kandungan dalam jahe dapat membantu dalam mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Batasi aktivitas yang bisa sebabkan sendawa

Cobalah untuk tidak makan terburu-buru, tidak makan sambil berbicara. Pasalnya, kedua hal ini bisa membuat lebih sering sendawa karena udara akan ikut tertelan ke saluran cerna.

Konsumsi obat

Obat antasida dapat menetralkan jumlah asam lambung dan mencegah heartburn (nyeri ulu hati), yang bisa menyebabkan sendawa. Selain itu, obat antigas seperti simethicone juga bisa membantu mengurangi sendawa.

Meski begitu, senantiasa konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan obat apapun agar pemakaiannya sesuai dan aman.

Cegah sendawa dengan tips ini

Meski sendawa adalah proses yang alami, tetap saja Anda bisa malu kalau terus-menerus bersendawa. Misalnya, di tengah rapat atau saat berkumpul dengan teman-teman.

Untuk mencegah sendawa yang mengganggu, Anda bisa menerapkan langkah-langkah efektif di bawah ini:

  • Duduklah saat makan.
  • Kunyah makanan secara perlahan-lahan.
  • Hindari makan sambil bicara.
  • Hindari mengunyah permen karet atau mengisap permen terlalu sering.
  • Singkirkan minuman bersoda dan alkohol.
  • Jauhi makanan yang dapat memicu sendawa. Contohnya, jangan minum susu dan produk susu jika memiliki intoleransi laktosa, serta hindari makanan-makanan penghasil gas dalam perut (seperti kacang-kacangan, kol, bawang, brokoli, kembang kol, dan jamur).
  • Konsumsi suplemen probiotik untuk membantu kinerja saluran pencernaan.
  • Kendalikan stres dan gangguan kecemasan, misalnya dengan mempraktikan teknik relaksasi seperti yoga dan meditasi.

Jika terus mengganggu, periksakan kondisi sering sendawa ke dokter supaya penyebabnya bisa diketahui. Terutama bila sendawa disertai gejala-gejala lain yang mencurigakan. Dengan ini, Anda pun bisa memperoleh cara menghilangkan sendawa yang sesuai dengan pemicunya.

Cara Alami dan Perubahan Gaya Hidup

  • Makan dan Minum Perlahan: Mengunyah makanan hingga halus membantu mengurangi udara yang tertelan.
  • Hindari Pemicu Gas: Batasi minuman bersoda, bir, dan makanan bergas seperti brokoli, kol, serta kacang-kacangan.
  • Kurangi Permen Karet & Permen Keras: Mengisap permen atau mengunyah permen karet membuat Anda menelan lebih banyak udara.
  • Berhenti Merokok: Merokok menyebabkan Anda menghirup dan menelan udara berlebih.
  • Atur Posisi Makan: Jangan makan sambil berbicara atau terburu-buru.
  • Minum Air Hangat/Teh Jahe: Jahe dapat membantu mempercepat pengosongan gas dari lambung.Pijat Perut: Gerakan memutar searah jarum jam di perut dapat membantu melepaskan gas.  
     

    Penanganan Sendawa Terus-Menerus

  • Jika sendawa terjadi berlebihan, Anda bisa mencoba langkah berikut:
  • Minum Obat Antasida: Jika sendawa disertai rasa panas di dada (asam lambung/GERD), antasida dapat membantu.
  • Teknik Relaksasi: Meditasi atau yoga dapat mengurangi stres yang memicu sendawa.
  • Konsumsi Probiotik: Minuman atau suplemen probiotik dapat melancarkan pencernaan.  
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.