TRIBUNJABAR.ID - Sosok pemain Bangkok United kini menjadi sorotan.
Hal itu setelah eks pemain Timnas Indonesia ini dikabarkan terancam di klubnya.
Hal ini berawal dari sempat cedera dan kini dikabarkan sudah kembali berlatih.
Pemain yang bukan lain Pratama Arhan, memang kini dikabarkan terancam di skuad Bangkok United.
Pratama Arhan saat ini dikabarkan sudah pulih dari cedera setelah terpaksa harus menepi sejenak sejak Februari 2026.
Ini yang membuatnya harus absen cukup lama dalam berbagai kompetisi, termasuk kompetisi AFC Champions League Two dan Liga Tailan.
Meski ia sudah berlatih kembali bersama klubnya, Arhan dipastikan tidak akan masuk kedalam skuad Bangkok United.
Selama menjalani masa pemulihan, Arhan hanya mendapatkan kesempatan bermain yang sangat minim untuk musim ini.
Baca juga: Sosok Wasit yang akan Pimpin Laga Persib Lawan Arema FC, Ini Catatan Statistiknya
Akibat kondisi ini, Arhan harus melewatkan beberap pertandingan yang penting di level klub maupun pemanggilan dalam Timnas Indonesia.
Sebelumnya ia juga harus absen dalam beberapa pemusatan latihan dan turnamen
Pihak Bangkok United masih memantau perkembangan kondisi fisik Arhan secara bertahap.
Sampai saat ini, pihak Bangkok United belum bisa memastikan kapan Arhan akan merumput kembali.
Terancam
Terkini, Bangkok United dikabarkan sudah menggaet bek asal Korea Selatan.
Dikutip dari Ballthai, bek bernama Lee Ki-jae, bek kiri dari Liga Iran, dilirik Bangkok United, Minggu (29/3/2026).
Media di Korea Selatan juga telah melaporkan jik Lee Ki-jae akan memperkuat Bangkok United.
Saat ini Lee Ki-jae adalah pemain Liga Utama Iran Mes Rafzanjan.
Keputusan itu diambil Bangkok United untuk siasati cedera Laserasi Meniskus yang dialami Pratama Arhan.
Cedera itu dialami Pratama Arhan saat membela Bangkok United kontra Khon Kaen dalam laga 16 besar Muangthai Cup, Rabu (20/1/2026).
Baca juga: Catatan Bojan Hodak Kini Samai Indra Thohir Namun Lebih Sangar, 95 Laga Hanya 9 Kali Kalah
Dalam laga itu, Arhan harus ditandu setelah tak mampu berjalan dengan tegap lagi.
Cederanya Pratama Arhan ini membuat Bangkok United harus mendatangkan bek Korsel tersebut.
Regulasi Liga Tailan Tak Lagi Gunakan Slot ASEAN Musim Depan
Pratama Arhan termasuk satu di antara 3 pemain Timnas Indonesia yang merumput di Liga Tailan.
Selain Pratama Arhan, ada pula Asnawi Mangkualam Bahar dan Sandy Walsh.
Ketiganya kini terancam dengan aturan baru dari Liga Tailan yang akan dipakai pada musim depan.
Menurut laporan dari jurnalis Tailan, Ta Lao, kuota pemain asing Asia Tenggara resmi dihapus di kasta tertinggi Liga Tailan (Thai League 1).
Liga Tailan resmi menetapkan setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan 10 pemain asing tanpa mempedulikan kewarganegaraan.
Namun setiap tim hanya diperbolehkan memainkan tujuh pemain di lapangan.
"Thai League akan menyesuaikan Kuota Pemain Asing untuk musim 2026/27," ujar Ta Lao dalam laporannya pada Kamis (22/1/2026).
Regulasi ini membuat daya saing pemain di luar kebangsaan Tailan makin seru.
Selama ini, Liga Tailan jadi tujuan utama karier bagi pemain-pemain terbaik Asia Tenggara.
Hal ini karena Liga Tailan memberi kelonggaran kepada setiap tim untuk merekrut pemain dari Asia Tenggara tanpa batas.
Selain itu, banyak pemain Asia Tenggara menjadikan Liga Tailan sebagai batu loncatan ke liga-liga besar di Asia, seperti Liga Jepang.
Sehingga persaingan akan semakin ketat bagi pemain di luar ASEAN pula.
Menganut regulasi untuk para pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan memiliki kontrak paling pendek di antara yang lainnya.
Pratama Arhan kontraknya bakal berakhir pada 30 Juni 2027.
Baca juga: Meski Dikerjai Wasit, Persib Masih Tetap Tak Terkalahkan dan Jauhi Kejaran Borneo-Persija
Kans Dibidik Persib Bandung
Terkini, peluang Persib Bandung amankan Pratama Arhan dari Bangkok United terbuka lebar.
Pasalnya, nasib Pratama Arhan bersama Bangkok United kini terbilang abu-abu setelah klub raksasa Thai League itu memutuskan untuk menggaet bek asal Korea Selatan.
Menilik kondisi itu, Persib Bandung bisa saja mengajukan proposal peminjaman untuk bisa meminjam Pratama Arhan selama semusim ke depan.
Dengan menawarkan poin-poin klausul di dalamnya yang menarik untuk Bangkok United.
Mengingat, jika harus mempermanenkan secara langsung, Persib Bandung harus boros keluarkan budget yang ditaksir mencapai Rp3,48 Miliar untuk bisa amankan Pratama Arhan.
Opsi paling realistis tentu saja pinjaman dengan klausul bakal dipermanenkan jika kontrak pemain asal Blora itu habis bersama Bangkok United.
Lebih lanjut, Pratama Arhan bisa beri daya saing lebih di pos bek kiri Persib Bandung.
Pasalnya, Layvin Kurzawa yang saat ini merupakan bek kiri murni diprediksi tak akan lama lagi membela Pangeran Biru.
Usianya yang sudah terbilang uzur karena menginjak 33 tahun tentu jadi pertimbangan manajemen Persib Bandung untuk mempertahankannya lebih lama. (*)