TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE – Sebanyak tujuh ekor sapi milik warga di Desa Laea Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga hilang digondol maling.
Sapi tersebut diketahui diternak oleh NU dan NA di kandang berada di area perkebunan milik keduanya yang merupakan kakak beradik ini.
Meskipun telah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga, namun tujuh ekor sapi yang menghilang tak kunjung ditemukan.
Thifa, anak dari salah satu korban menyebut 7 ekor sapi yang hilang tersebut diduga dicuri.
Baca juga: Pencurian di Anjungan Teluk Kendari Terekam CCTV, 9 Boks UMKM Dicungkil, Kulkas dan Tabung Gas Raib
“Sapinya mamaku sama tanteku, ada tujuh ekor hilang sudah dicari keliling, karena itu kebun dijadikan kandang, dipagar keliling dan sudah dicari diluar kandang juga tidak ada," ucapnya kepada TribunnewsSultra.com. Selasa (21/4/2026)
Lebih lanjut, Thifa mengatakan kasus kehilangan sapi sudah sering dialami oleh pihak keluarga, namun kali ini terbanyak dan kerugian ditaksir capai Rp60 juta.
“Sudah sering kasihan hilang sapinya, tapi baru kali ini 7 sekaligus. Sekitar Rp60 jutaan kerugian,” ucapnya menambahkan.
Dikatakan, kejadian hilangnya ketujuh sapi tersebut terjadi pada awal April lalu.
Meskipun dikatakan pihak keluarga telah mengikhlaskan peristiwa ini, namun berharap pelaku bisa ditemukan.
“Sudah meresahkan dan sangat merugikan, kami masih berupaya mencari pelaku, kalaupun sudah dijual, kami harap pembelinya bisa menginfokan identitas penjual," tutupnya.
Diketahui, sapi curian tersebut merupakan sapi lokal yang harga per ekornya ditaksir Rp8 juta – Rp10 juta. (*)
(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)