Nasib Rafael Leao, Panen Sorotan dari Fans, AC Milan Mulai Ragu Pertahankan Winger Portugal
Luky Setiyawan April 22, 2026 12:55 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Nasib winger AC Milan, Rafael Leao, menjadi perbincangan. Sempat menjadi sorotan fans hingga kini klub dikabarkan ragu mempertahankan sang pemain. 

Belum lama ini, Rafael Leao tampil sebagai starter dalam laga Liga Italia 2025/2026 antara AC Milan kontra Hellas Verona, Minggu (19/4/2026).

Dalam laga yang berlangsung di Stadio Marcantonio Bentegodi tersebut striker Portugal milik AC Milan ini menghasilkan pergerakan terbaik dalam pertandingan, umpan sempurna untuk Rabiot yang memberi tim Allegri tiga poin. 

Namun, pelatih Rossoneri menariknya keluar setelah lebih dari satu jam, membuat Rafa sendiri terkejut, yang dengan sopan meminta penjelasan.

Baca juga: Update Geliat AC Milan Cari Penyerang Baru, Tandem Erling Haaland Jadi Target Utama Terbaru

Baca juga: Update Manuver AC Milan Buru Bomber Baru, Eks Inter Milan Masuk Radar, Sempat Obrak-abrik Rossoneri

Tapi mengapa selalu Rafael Leao yang dicadangkan?

Seperti yang kita ketahui, penyerang Portugal telah dilanda pubalgia selama berbulan-bulan. 

Namun, di paruh kedua musim, pemain AC Milan bermain di setiap pertandingan kecuali melawan Bologna (ia dicadangkan selama 90 menit) dan Torino (tidak dipanggil). 

Dan setiap kali bertanding, Rafael Leao sering mengertakkan gigi, tanda dirinya sedang tak baik-baik saja.

Terlebih, pemain Portugal itu kerap dimainkan di posisi penyerang tengah, yang notabene bukanlah posisi favorit pemain Portugal ini. 

Harus diakui, penampilannya terkadang mengecewakan, seperti pada pertandingan terakhir di San Siro melawan Udinese, ketika para penggemar AC Milan mencemoohnya dengan keras.

Rafa selalu menjadi sosok yang kontroversial, dan jika Rossoneri tidak menang, ia seringkali menjadi pusat perhatian. 

Dan belum lama ini, Gazetta dello Sport melaporkan bahwa AC Milan mulai ragu untuk mempertahankan Rafael Leao.

Leao adalah pencetak gol terbanyak AC Milan di liga dengan sembilan gol.

Bersama pemain Amerika Serikat, Christian Pulisic, pemain 26 tahun itu dianggap sebagai striker yang mampu memenangkan pertandingan dengan gaya individu. 

Namun, pada saat yang sama, kontribusi defensifnya terlalu kurang untuk memaksa Allegri memindahkannya ke sayap.

Lebih lanjut, kontribusinya sebagai 'nomor sembilan' dianggap oleh banyak orang belum mencapai standar penyerang tengah level Milan.

Pertimbangan terakhir ini menimbulkan keraguan tentang keberlangsungan sang pemain nomor 10 di Rossoneri. 

Kontraknya berakhir pada tahun 2028, tetapi Rossoneri dan Rafa belum pernah begitu jauh terpisah satu sama lain.

Namun, saat ini belum ada tawaran konkret.

Hanya rumor, seperti rumor tentang Barcelona, ​​yang tampaknya tidak bersedia membeli Rashford dari United dan bisa beralih ke Rafa.

Tapi berapa harganya? Sulit untuk mengatakannya.

Pada akhir Juni, nilai transfer Leao akan sedikit di atas 11 juta euro. Setiap euro di atas angka itu akan menjadi keuntungan modal murni.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.