Detik-Detik Mencekam! Penumpang Henti Jantung Diselamatkan 3 Dokter di Pesawat
GH News April 22, 2026 12:08 PM
Jakarta -

Penerbangan malam rute Singapura-Sydney dari maskapai Singapore Airlines sempat mencekam setelah seorang penumpang tiba-tiba pingsan di dalam kabin. Untungnya tiga dokter gawat darurat yang berada di pesawat langsung turun tangan dan berhasil menyelamatkan nyawa pria tersebut. Insiden terjadi sekitar tiga jam setelah lepas landas.

Kanwar S. Lather, salah satu penumpang, merasakan tendangan dari kursi belakang saat hendak tidur. Ketika menoleh, ia melihat seorang pria tak sadarkan diri, sementara istrinya panik meminta bantuan. "Adakah seseorang yang bisa menolong?" teriak sang istri.

Lather, yang merupakan dokter gawat darurat dengan pengalaman hampir 20 tahun, langsung memeriksa kondisi korban. Pria berusia sekitar 60-an itu diketahui mengalami henti jantung.

"Pria ini sekarat," kata Lather seperti dikutip dari , Rabu (22/4/2026).

Dua dokter lain yang merupakan rekan Lather, Ian Mathews dari National University Hospital (NUH) dan Michael Fung dari Khoo Teck Puat Hospital, turut membantu. Ketiganya sedang dalam perjalanan menuju Sydney untuk menghadiri konferensi medis.

Mereka segera melakukan resusitasi jantung paru (CPR) secara bergantian. Pasien diposisikan di kursi agar penanganan lebih efektif, sambil dipasang infus dan diberikan obat.

Alat kejut jantung (AED) juga digunakan, namun tidak menunjukkan perlunya kejut listrik sehingga CPR terus dilanjutkan. Awak kabin turut membantu dengan menyediakan oksigen dan perlengkapan medis.

"Mereka mempersiapkan barang-barang seperti rumah sakit mini," ujar Lather.

Setelah hampir 45 menit, detak jantung pasien akhirnya kembali stabil dan ia bisa bernapas sendiri. Pesawat kemudian memutuskan melakukan pendaratan darurat di Adelaide, Australia.

Selama sisa penerbangan, ketiga dokter terus memantau kondisi pasien, termasuk mengganti oksigen dan menjaga kesadarannya. Dari keterangan keluarga, pria tersebut memiliki riwayat penyakit jantung dan pernah menjalani operasi bypass.

"Saya rasa pria itu selamat karena kami langsung bertindak dalam waktu satu menit setelah (serangan jantung) dimulai," kata Lather.

Pesawat mendarat di Bandara Adelaide sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Pasien kemudian diserahkan ke tim ambulans sebelum penerbangan dilanjutkan ke Sydney.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.