Alasan Purbaya Nekat Tolak Tawaran Pinjaman Uang hingga Rp 514 Triliun dari IMF dan Bank Dunia
Tegar Melani April 22, 2026 01:42 PM

- Pemerintah menolak tawaran pinjaman dana dari Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) senilai 25 miliar hingga 30 miliar dillar AS.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah menolak tawaran pinjaman uang tersebut karena kondisi fiskal Indonesia saat ini masih cukup kuat.

Purbaya mengatakan pemerintah belum memerlukan tambahan utang dari lembaga internasional.

Pernyataan itu disampaikan oleh Purbaya pada Selasa (21/4) di Kementerian Keuangan.

Menurut Purbaya, Indonesia masih memiliki bantalan fiskal berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai Rp 420 triliun atau setara 25 miliar dollar AS.

"Saya bilang, sekarang saya belum butuh karena kita punya cadangan sendiri,” kata Purbaya.

Sehingga cadangan tersebut dinilai cukup untuk menjaga stabilitas keuangan negara tanpa harus menambah utang baru.

Purbaya menyebut keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi menjaga kemandirian fiskal.

Selain itu juga untuk memastikan pengelolaan utang negara tetap dalam batas aman di tengah tekanan global.

Purbaya menegaskan setiap kebijakan fiskal dirancang secara terukur dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang bukan sekadar respons jangka pendek terhadap situasi global. (

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.