Was-Was dalam Niat Shalat, Buya Yahya Ingatkan Bahayanya dan Cara Mengatasinya
Muhammad Hadi April 22, 2026 05:24 PM

SERAMBINEWS.COM - Fenomena rasa ragu atau was-was dalam berniat saat shalat ternyata masih sering dialami sebagian umat Muslim. Hal ini bahkan bisa mengganggu kekhusyukan ibadah jika tidak dipahami dengan benar.

Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bahwa niat dalam sHalat sejatinya tidaklah rumit. Ia menegaskan, seseorang tidak perlu terjebak dalam keraguan berlebihan hanya karena ingin memastikan niatnya sempurna.

Menurutnya, niat cukup disadari dalam hati. Misalnya, seseorang tahu bahwa dirinya akan melaksanakan salat Zuhur yang hukumnya wajib, maka kesadaran itu sudah termasuk niat.

Setelah itu, ia bisa langsung memulai shalat dengan takbiratul ihram “Allahu Akbar” tanpa perlu memaksakan menghadirkan lafaz panjang dalam benak.

Buya Yahya juga menyinggung pandangan Imam Al-Ghazali yang mengkritik perilaku berlebihan dalam urusan niat.

Ia menggambarkan bahwa ada orang yang justru mempersulit diri sendiri hingga membuat ibadah terasa berat dan tidak nyaman, bahkan bisa mengganggu orang lain di sekitarnya.

Baca juga: Sering Disalahpahami, Kurban Ternyata Bukan Ibadah Sekali Seumur Hidup, Ini Penjelasan Buya Yahya

“Makna niat itu sederhana, cukup sadar ingin melakukan shalat tertentu. Tidak perlu mengulang-ulang atau menghadirkan kalimat panjang saat takbir,” jelasnya, Rabu (22/4/2026).

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa was-was dalam ibadah bisa berasal dari dua hal, yakni gangguan setan atau kondisi psikologis seseorang.

Keduanya sama-sama berbahaya karena dapat merusak ketenangan dan kekhusyukan dalam salat.

Contoh yang sering terjadi, kata dia, adalah seseorang yang terus meragukan wudunya atau merasa ada bagian tubuh yang tidak sah terkena air, hingga pikirannya melayang ke hal-hal yang tidak perlu saat salat berlangsung.

Akibatnya, ibadah yang seharusnya menenangkan justru berubah menjadi beban.

Bahkan, ada yang sampai melakukan hal berlebihan dalam kehidupan sehari-hari demi menghindari keraguan tersebut.

Baca juga: Niat Kurban tapi Uangnya Pinjaman, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Buya Yahya

Karena itu, Buya Yahya mengimbau agar umat Muslim tidak mudah terjebak dalam was-was.

Ia menekankan bahwa setelah niat dipahami dan takbir diucapkan, maka salat sudah sah dan tidak perlu diulang-ulang hanya karena keraguan yang tidak berdasar.

“Jangan was-was, karena itu justru mengganggu dan berbahaya bagi ibadah kita,” tegasnya.

Di akhir ceramahnya, ia juga mengajak umat untuk memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan dan pengingat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

(Serambinews.com/Firdha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.