Ricuh! Polisi Dilempari Batu saat Evakuasi Maling Motor Diamuk Massa di Lombok, Dua Personel Terluka
Januar Imani Ramadhan April 22, 2026 10:12 PM

- Ketegangan meningkat saat aparat kepolisian tiba di lokasi untuk mengevakuasi terduga pelaku dari amukan warga di kawasan Lombok Timur.

Sejumlah warga yang masih emosi justru melempari petugas dengan batu sehingga situasi semakin tidak terkendali.

Akibat kejadian tersebut, dua personel dari Brimob Polda NTB dan Polres Lombok Timur dilaporkan mengalami luka saat menjalankan tugas.

Meski menghadapi perlawanan, aparat tetap mengedepankan pendekatan persuasif untuk meredam ketegangan.

Petugas juga menggunakan tameng guna melindungi diri dari lemparan warga.

Namun kondisi di lapangan terus memanas dan sulit dikendalikan.

Polisi akhirnya mengambil langkah tegas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Tindakan tersebut dilakukan sebagai upaya terakhir agar situasi tidak semakin meluas.

Penggunaan gas air mata terbukti efektif dalam mengurai kerumunan warga.

Massa perlahan membubarkan diri dan kondisi di lokasi kembali terkendali.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, terduga pelaku berinisial M dievakuasi ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, kondisi di Desa Aikmel Timur dilaporkan telah kembali aman dan aktivitas warga berangsur normal.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika sepeda motor milik seorang warga yang terparkir di depan rumah diduga dicuri oleh pria berinisial M (35) pada Selasa (21/4) malam.

Pemilik kendaraan yang mengetahui aksi tersebut sontak berteriak meminta pertolongan.

Teriakan itu langsung memancing warga sekitar untuk mengejar terduga pelaku hingga berhasil ditangkap di lokasi.

Meski demikian, polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.