BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - Turnamen Piala Afkot Kota Banjarbaru 2026 resmi berakhir setelah berlangsung di GOR Rudy Resnawan pada 14-18 April.
Hal tersebut menjadi pijakan awal bagi pembinaan atlet muda di Banjarbaru, khususnya dalam membentuk mental juara sejak dini.
Pada partai final, SMPN 4 Banjarbaru tampil dominan dengan mengalahkan SMPN 3 Martapura 5-0.
Di kategori sekolah dasar, SDN 5 Syamsudin Noor keluar sebagai juara usai menundukkan SDN 2 Barabai Timur dengan skor 4-2.
Sementara di tingkat SMA, SMAN 2 Banjarmasin tampil superior setelah menang telak 8-0 atas MA Al-Falah.
Ketua Afkot Banjarbaru, Mulyadi, mengapresiasi seluruh peserta yang telah ambil bagian dalam turnamen edisi perdana tersebut.
“Ini pertama kali kami gelar dan menjadi awal untuk pembinaan ke depan. Tujuannya mencari pemain yang bisa dipersiapkan ke Kejurprov maupun Porprov,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, turnamen seperti ini akan terus digelar secara rutin agar para pemain terbiasa dengan atmosfer kompetisi.
Afkot Banjarbaru juga berencana kembali menggelar turnamen serupa pada Oktober mendatang.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana evaluasi hasil latihan para pemain di sekolah masing-masing.
“Dengan sering ikut turnamen, pemain akan lebih siap. Ini juga jadi bentuk apresiasi untuk pelatih dan sekolah yang sudah membina siswa,” katanya.
Ia turut berharap dukungan lebih besar dari Pemerintah Kota Banjarbaru dalam pengembangan futsal pelajar.
Menurutnya, kolaborasi dengan KONI maupun Dispora sangat dibutuhkan untuk memperkuat pembinaan atlet di daerah.
“Peran pemerintah sangat penting. Kami berharap ke depan ada kontribusi nyata untuk mendukung pembinaan atlet, baik untuk sekolah maupun asosiasi,” ucapnya.
Melalui turnamen ini, Afkot Banjarbaru menargetkan lahirnya bibit-bibit unggul yang mampu bersaing di level provinsi hingga nasional. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)