SURYA.CO.ID - Momen melepas keberangkatan sanak saudara atau tetangga melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci selalu dipenuhi rasa haru dan bahagia.
Sebagai bentuk dukungan, memberikan ucapan serta doa untuk orang berangkat haji sangatlah dianjurkan agar mereka mendapatkan predikat haji mabrur.
Mendoakan jamaah haji adalah sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.
Dilansir dari laman NU, berdasarkan hadis riwayat Imam Tirmidzi, Rasulullah SAW pernah membacakan doa khusus saat melepas sahabatnya yang hendak melakukan perjalanan jauh (safar). Berikut adalah doanya:
زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Tulisan Latin: Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.
Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkan kebaikan bagimu di mana pun kamu berada."
Baca juga: Bacaan Doa Iftitah: Arab, Latin, dan Berbagai Versi Sahih Menurut Sunnah
Selain doa keselamatan di atas, kita juga sangat disarankan mendoakan agar ibadah mereka diterima dan menjadi haji yang mabrur.
اللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا
Tulisan Latin: Allâhummaj’al hajjan mabrûran, wa sa’yan masykûran, wa dzanban maghfûran.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah haji ini sebagai haji yang mabrur, sa'i yang penuh syukur, dan dosa yang terampuni."
Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat menghadiri acara walimatussafar atau pelepasan jamaah:
Ikhlas dalam Mendoakan: Doakan dengan tulus agar jamaah fokus beribadah dan dijauhkan dari sifat riya.
Menitipkan Doa: Di antara keutamaan orang yang berangkat haji adalah doanya yang mustajab. Jangan ragu untuk menitipkan doa kebaikan untuk diri kita.
Memberikan Semangat: Hindari menceritakan kabar buruk yang dapat membebani pikiran jamaah selama di perjalanan.
Mengapa kita selalu mendoakan "Mabrur"? Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga." (HR. Bukhari & Muslim)
Mengutip laman Kemenag, Haji mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah SWT, yang tandanya terlihat dari perubahan perilaku jamaah menjadi lebih baik, lebih sosial, dan lebih taat setelah kembali ke tanah air.