SURYA.co.id, Surabaya - Institut français d’Indonésie (IFI) Surabaya mendukung peluncuran buku Ameliorate karya penulis muda Felarose Zahwa.
Acara yang digelar 13 April 2026 ini memadukan diskusi sastra dan pertunjukan seni, bagian dari perayaan Hari Kartini.
Peluncuran buku Ameliorate menjadi salah satu rangkaian acara Hari Kartini yang diinisiasi IFI Surabaya bersama Papermind.
Acara ini tidak hanya menampilkan karya Felarose Zahwa, tetapi juga menghadirkan ruang dialog antara penulis muda dan masyarakat.
Diskusi sastra yang digelar memberi kesempatan bagi peserta untuk memahami gagasan di balik Ameliorate, sekaligus mengapresiasi keberanian generasi muda dalam menyuarakan perspektifnya.
Pertunjukan seni yang menyertai peluncuran buku menambah dimensi kreatif, memperkuat pesan bahwa literasi dan seni dapat berjalan beriringan sebagai medium ekspresi dan pemberdayaan.
Peluncuran buku ini menjadi bagian dari Pekan Francophonie 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini.
Dalam acara ini IFI menekankan pentingnya kesetaraan gender, pendidikan, dan inklusi ekonomi sebagai nilai universal yang relevan bagi Indonesia dan komunitas Francophonie.
IFI juga menggelar serangkaian kegiatan pada 21 April untuk memperingati Hari Kartini. Di Jakarta, diskusi panel bertajuk “Kesehatan Reproduksi dan Inklusi Ekonomi” mempertemukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan, UNFPA, dan organisasi masyarakat sipil.
Dialog ini menyoroti kebijakan publik dan inisiatif lokal dalam memperkuat akses perempuan terhadap layanan kesehatan dan peluang ekonomi.
IFI juga meluncurkan program pelatihan gastronomi bekerja sama dengan Sekolah Seniman Pangan dan The Asia Foundation, menghadirkan chef asal Prancis. Program ini menekankan peran industri kreatif dalam memberdayakan perempuan secara ekonomi.
Untuk kalangan muda, IFI berkolaborasi dengan Gramedia menyelenggarakan lokakarya menulis “Kartini Masa Kini” di Blok M, Jakarta. Peserta diajak merenungkan tantangan perempuan kontemporer serta menyeimbangkan ekspektasi sosial dengan aspirasi pribadi.
Di Yogyakarta, IFI bersama Gameloft mengadakan “Kartini Play: Hackdays” yang mendorong mahasiswi mengeksplorasi pengembangan game dan kreativitas digital.
Warung Prancis di Universitas Islam Indonesia (UII) turut menggelar lomba esai, talk show, dan lokakarya kreatif bertema “Femmes Vaillantes – Berani Bermimpi, Berani Beraksi.”
Di Bandung, IFI berkolaborasi dengan Goethe-Institut menyelenggarakan “Kartini Day: Stories of Women Initiative” dengan pemutaran film Jerman dan Prancis, dilanjutkan diskusi bersama aktivis perempuan tentang keseimbangan karier, ekspektasi sosial, dan identitas pribadi.
AF Bali turut merayakan Hari Kartini dengan diskusi seputar hak-hak perempuan di dunia berbahasa Prancis, menghadirkan tokoh lokal inspiratif.