TRIBUNJATIM.COM - Aksi emosional Bupati Lahat, Sumatra Selatan, Bursah Zarnubi yang meminta Sekretaris DPRD (Sekwan) Safrani mundur dari jabatannya viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi usai agenda pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat pada Selasa (21/4/2026).
Kemarahan tersebut dipicu penundaan rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang dinilai mengganggu jalannya pemerintahan dan tidak menghormati forum resmi.
Dalam pernyataannya, Bursah menilai penundaan rapat tersebut menimbulkan ketegangan antara pihak eksekutif dan legislatif.
"Mundur saja karena dia membuat rusuh antara kami dengan DPR. DPR kan datang, dia tidak menghormati pergantian pejabat," kata Bursah Zarnubi, dikutip dari Tribun Sumsel, Kamis (23/4/2026).
Ia juga menegaskan dirinya tidak anti kritik, namun mengingatkan agar kritik disampaikan secara tepat dan tidak mengganggu kinerja pemerintahan.
Di tengah sorotan publik akibat peristiwa tersebut, harta kekayaan Bursah turut menjadi perhatian.
"Saya tidak takut dikritik, karena tanpa kritik negara enggak akan maju," katanya. "Jangan yang benar kamu kritik," imbuhnya.
Baca juga: Harta Kekayaan dan Isi Garasi Aris Mukiyono, Kepala Dinas ESDM Jatim Tersangka Pungli Izin Tambang
Di tengah sorotan publik akibat peristiwa tersebut, harta kekayaan Bursah turut menjadi perhatian.
Berdasarkan laporan LHKPN terakhir saat pencalonan sebagai bupati pada Agustus 2024, total kekayaannya mencapai sekitar Rp50,49 miliar setelah dikurangi utang sebesar Rp839 juta.
Sebagian besar asetnya berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan nilai lebih dari Rp40 miliar yang tersebar di sejumlah daerah, termasuk Jakarta Selatan, Bekasi, Tangerang, Bandung, dan Lahat.
Selain itu, ia juga memiliki berbagai kendaraan dengan total nilai sekitar Rp4 miliar, serta kas dan setara kas lebih dari Rp5 miliar.
Berikut adalah rincian aset dan kekayaan yang dimiliki oleh Bupati Lahat, Bursah Zanubi:
Baca juga: Harta Kekayaan dan Isi Garasi Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Senilai 4,1 M, Terima Suap Rp 1,5 M
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 40.417.500.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 338 m2/180 m2 di KAB / KOTA BEKASI, HASIL SENDIRI Rp. 3.005.000.000
2. Tanah Seluas 2.000 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 402.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 616 m2/80 m2 di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI Rp. 3.004.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 478 m2/400 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 20.025.000.000
5. Bangunan Seluas 44 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 1.001.500.000
6. Tanah Seluas 20.000 m2 di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI Rp. 430.000.000.
7. Tanah Seluas 20.000 m2 di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI Rp. 430.000.000
8. Tanah Seluas 20.000 m2 di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI Rp. 43.000.000
9. Tanah Seluas 20.000 m2 di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI Rp. 43.000.000
10. Tanah Seluas 20.000 m2 di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI Rp. 34.000.000
11. Tanah Seluas 241.800 m2 di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000
12. Tanah Seluas 890.000 m2 di KAB / KOTA LAHAT, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
13. Tanah Seluas 76 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000
14. Tanah Seluas 94 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 4.060.000.000
1. MOBIL, TOYOTA KIJANG INOVA Tahun 2014, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
2. MOBIL, TOYOTA KIJANG INOVA Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000
3. MOBIL, HYUNDAI KONA Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
4. MOBIL, TOYOTA INOVA Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 330.000.000
5. MOBIL, MITSUBISHI TRITON Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000
6. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 750.000.000
7. MOBIL, TOYOTA CAMRY Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000
8. MOBIL, TOYOTA HIACE Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
9. MOBIL, HONDA CRV Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp.500.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 1.758.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 5.098.993.592
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 51.334.493.592
III. UTANG Rp. 839.774.517
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 50.494.719.075
Baca juga: Harta Kekayaan dan Isi Garasi Ismet Efendi, Sekda Bangkalan Tidur saat Rapat Paripurna
Dalam perjalanan kariernya, Bursah dikenal sebagai politisi senior.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) sebelum bergabung dengan Partai Gerindra.
Karier politiknya juga mencakup posisi sebagai anggota DPR RI periode 2006–2009.
Kini, ia menjabat sebagai Bupati Lahat periode 2024.
Dukungan keluarga turut menguatkan posisinya, di mana sang istri, Sri Lemiyana, merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029.
Bursah juga pernah menjabat sebagai Peneliti Pan Asia Research (1987–1990) dan Direktur Utama di beberapa perusahaan swasta.
Dengan rekam jejak yang panjang sebagai aktivis, legislator, hingga pemimpin partai, figur kelahiran, Lahat ini kini memantapkan langkahnya untuk mengabdi lebih dalam bagi tanah kelahirannya, Kabupaten Lahat.