SURYA.CO.ID, SURABAYA - Seorang kakek empat cucu ditemukan tewas tergeletak dengan dua luka tusuk di tengah gang permukiman padat kawasan Jalan Pragoto II, Simolawang, Simokerto, Surabaya, pada Kamis (23/4/2026) pagi.
Informasinya, korban berinisial MJ (61) warga setempat.
Diduga korban dikeroyok dan ditusuk menggunakan senjata tajam diduga jenis pisau pada bagian dada sebelah kiri dan wajah.
Insiden tersebut diduga terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.
Jenazah korban dievakuasi ke kamar mayat Kompartemen Kedokteran Polisi RS Bhayangkara Surabaya.
Menurut adik sepupu korban, Iwan (34), korban diduga dianiaya dan dibunuh oleh lebih dari dua orang.
Korban mengalami luka tusuk pada bagian dada sisi kiri dan wajah.
Baca juga: BREAKING NEWS Perempuan Tewas Bersimbah Darah di Bangkalan, Tubuhnya Penuh Luka
Bahkan ia memperkirakan, pelaku berjumlah empat orang. Informasi tersebut diperoleh dari keterangan para saksi warga di sekitar lokasi kejadian.
"Ada yang bilang di jalan depan itu, ada 2 orang nunggu. Lalu pelaku yang di dalam 2 orang. Katanya korban dipegangi adik pelaku. Lalu pelaku yang nusuk," ujarnya saat ditemui SURYA.co.id, di lokasi.
Di lain sisi, ibunda korban Zubaidah berharap pihak Kepolisian dapat segera menangkap para pelaku.
Zubaidah juga tak menyangka anaknya mengalami kejadian nahas tersebut.
Apalagi dirinya sama sekali tidak memiliki firasat apa pun yang menandai awal kejadian tersebut.
Bahkan semalam, korban sempat bertemu dirinya dan ngobrol seperti biasa dengan kerabat yang lain di permukiman tersebut.
"Ya Allah nak, gak ada firasat. Kemarin malam ya biasa ketemu saya cerita-cerita. Bismillah semoga lekas tertangkap," ujar Zubaidah saat ditemui SURYA.co.id, di depan rumahnya.
Sementara itu, Kapolsek Simokerto Polrestabes Surabaya Kompol Zainur Rofik mengatakan, pihaknya sedang melakukan olah TKP dan mengejar para pelaku.
Ia tak menampik pelakunya lebih dari dua orang. Kini jenazah masih diautopsi di RS Bhayangkara Surabaya.
"Kami masih selidiki. Informasinya demikian, pelaku lebih dari 2 orang," ujarnya saat ditemui awak media di depan teras Mapolsek Simokerto.