TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Pembangunan Pasar Induk Kroya di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dilanjutkan setelah mandeg September 2025 akibat kendala anggaran.
Sejumlah pekerja pun terlihat mulai membersihkan area proyek yang akan dikerjakan, Kamis (23/4/2026).
Informasi yang diterima Tribunbanyumas.com, pembangunan lanjutan Pasar Kroya di Jalan Jenderal Ahmad Yani itu menggunakan anggaran sekitar Rp48 miliar.
Pembangunan Pasar Kroya dikerjakan PT Armada Hada Graha bersama PT Reka Esti Utama KSO, dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender atau sekitar delapan bulan.
Dalam jadwal yang telah ditetapkan, proyek dimulai 2 April 2026 dan ditargetkan selesai pada 27 November 2026.
Baca juga: Pedagang Dipaksa Sabar karena Proyek Pembangunan Pasar Kroya Cilacap Mandek
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kroya, Mujiono mengatakan, para pedagang menyambut baik pembangunan kembali pasar setelah mandeg lebih dari enam bulan.
"Pedagang tentu lega karena pembangunan akhirnya dilanjutkan setelah sebelumnya sempat berhenti, dan sekarang memang masih tahap pembersihan area," ujar Mujiono, Kamis.
Ia mengatakan, para pedagang berharap, pembangunan kali ini bisa berjalan sesuai jadwal tanpa mengalami keterlambatan seperti sebelumnya.
"Kami berharap, proyek ini benar-benar selesai tepat waktu supaya pedagang bisa segera menempati pasar yang lebih nyaman," katanya.
Diketahui, Pasar Kroya mengalami kebakaran hebat pada 31 Desember 2021, yang menghanguskan sekitar 80 persen bangunan utama.
Sejak kebakaran tersebut, ratusan pedagang terpaksa berjualan di lokasi darurat dengan kondisi yang jauh dari ideal.
Baca juga: Gempar Ratusan Manuskrip Peninggalan Wali Songo Ditemukan di Cilacap, Ditulis dengan Kertas Daluang
Menurut Mujiono, keberlanjutan pembangunan menjadi harapan besar bagi pedagang yang sudah menunggu selama bertahun-tahun.
"Sudah lama pedagang menunggu pasar ini dibangun kembali karena ini pusat ekonomi masyarakat Kroya," jelasnya.
Selain aktivitas di lapangan, sejumlah rapat koordinasi juga terus dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana.
Mujiono berharap, pemerintah mengawal ketat pembangunan agar Pasar Kroya bisa kembali menjadi pusat perdagangan modern yang aman bagi pedagang maupun pembeli. (*)