Usai Proyek Jalan Laras Liris, DLH Lamongan Pangkas Pohon Bertahap
Titis Jati Permata April 23, 2026 04:32 PM

 

SURYA.co.id LAMONGAN - Jalan Laras Liris di Kota Lamongan kini tampil lebih rapi setelah rampung dibangun.

Namun, di balik wajah barunya, ada pekerjaan lanjutan yang tengah dikebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan, yakni pemangkasan pohon-pohon di sepanjang bahu jalan.

Pantauan di lapangan, dalam beberapa hari ini petugas DLH mulai melakukan pemotongan dari sisi selatan, tepatnya di utara jembatan Pasar Tingkat. 

Pemangkasan Pohon

Sejumlah pohon yang berjajar di bahu jalan berbatasan dengan sungai Kali Otik terlihat dipangkas pada bagian ujungnya, dengan rata-rata pemotongan mencapai seperempat dari tinggi ranting.

Baca juga: Pemkab Lamongan Gandeng Pengadilan Agama, Bangun Ketahanan Keluarga dan Layanan Publik

Sejauh ini, DLH Lamongan baru merapikan puluhan pohon dari total ratusan pohon yang tumbuh di sepanjang Jalan Laras Liris. 

Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan waktu dan tenaga, mengingat program serupa juga dijalankan di sejumlah titik lain di wilayah Lamongan.

Dilakukan Secara Bertahap

Sekretaris DLH Lamongan, Teguh Ali Syahbudi, menjelaskan kegiatan pemangkasan tidak bisa dilakukan setiap hari secara penuh di satu lokasi.

"Karena petugas kami juga memiliki tugas perapian pohon di lokasi lain, maka pengerjaan dilakukan bertahap. Namun, pada saatnya nanti seluruh pohon di Jalan Laras Liris akan tuntas dirapikan," ujarnya kepada SURYA.co.id, Kamis (23/4/2026).

Dalam proses pemangkasan tersebut, DLH melibatkan sekitar lima hingga enam orang petugas. 

Mereka memiliki peran masing-masing, mulai dari pemotong ranting, pengangkut hasil, potongan ke atas dump truk, hingga pengemudi kendaraan operasional.

Kerahkan Peralatan Pendukung

Selain tenaga manusia, DLH juga mengerahkan peralatan pendukung seperti kendaraan khusus untuk menjangkau bagian atas pohon yang cukup tinggi. 

Hal ini diperlukan mengingat ukuran pohon yang besar dengan ranting dan daun yang sudah cukup rimbun.

Teguh menambahkan, pemangkasan dilakukan bukan tanpa alasan. Selain untuk menjaga estetika kawasan jalan yang baru dibangun, langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

"Tingginya pohon serta lebatnya ranting dan daun berpotensi mengganggu pandangan pengendara, terutama saat malam hari atau ketika cuaca buruk. Selain itu, dikhawatirkan ranting yang terlalu panjang bisa patah dan membahayakan pengguna jalan," jelasnya.

Jaga Kesehatan Tanaman

Tak hanya itu, perapian pohon juga dilakukan untuk menjaga kesehatan tanaman itu sendiri. 

Dengan pemangkasan yang tepat, pertumbuhan pohon diharapkan menjadi lebih baik dan terarah, sehingga tidak merusak infrastruktur jalan yang baru selesai dibangun.

DLH memastikan kegiatan ini akan terus berlanjut hingga seluruh pohon di sepanjang Jalan Laras Liris tertata rapi.

Pemerintah daerah pun berharap, upaya tersebut dapat menciptakan lingkungan jalan yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga aman dan nyaman bagi masyarakat.

DLH Lamongan juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga hasil penataan tersebut. 

Warga Diimbau Berhati-hati

Warga diminta tidak merusak, memotong sembarangan, ataupun menempelkan benda seperti paku, banner, dan reklame pada batang pohon karena dapat mengganggu pertumbuhan dan merusak kondisi tanaman.

Selain itu, masyarakat yang melintas di Jalan Laras Liris juga diharapkan lebih berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung. 

Terutama saat ada aktivitas pemangkasan, pengguna jalan diminta memperhatikan rambu sementara serta arahan petugas di lapangan.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga pohon yang ada. Kalau ada dahan yang berpotensi membahayakan, bisa dilaporkan ke DLH agar segera ditangani," tambah Teguh.

Ciptakan Lingkungan Jalan yang Aman dan Nyaman

DLH memastikan kegiatan ini akan terus berlanjut hingga seluruh pohon di sepanjang Jalan Laras Liris tertata rapi. 

Pemerintah daerah pun berharap, upaya tersebut dapat menciptakan lingkungan jalan yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga aman dan nyaman bagi masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.