Dari Sinjai ke Makkunrai Expo, Ratnawati Arif Gaungkan Peran Perempuan
Saldy Irawan April 23, 2026 08:09 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kehadiran pemimpin perempuan dalam ruang publik menunjukkan peran  signifikan dalam mendorong arah pembangunan inklusif.

Sosok perempuan tidak lagi dipandang terbatas pada ranah domestik. 

Melainkan telah mengambil posisi strategis dalam pengambilan kebijakan, pemerintahan, hingga pembangunan sosial kemasyarakatan.

Dalam berbagai momentum, termasuk pada kegiatan seperti Makkunrai Expo yang digelar Tribun Timur, figur pemimpin perempuan tampil membawa perspektif. 

Mereka menekankan keseimbangan antara pembangunan fisik dan sumber daya manusia.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah kehadiran Bupati Kabupaten Sinjai, Ratnawati Arif. 

Ia merepresentasikan kepemimpinan perempuan di tingkat daerah. 

Ratnawati Arif hadir memberikan perspektifnya dalam Talkshow Kartini pada event Makkunrai yang digelar Tribun Timur di Pinisi Point Mal Jl Metro Tanjung Bunga, Kamis (23/4/2025). 

Dalam event tersebut, Ratnawati  tidak hanya hadir sebagai tamu, tetapi juga menjadi pembicara utama yang menyampaikan pandangannya terkait peran perempuan dalam pembangunan.

Ia menegaskan pentingnya kebijakan yang berpihak pada perempuan, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Utamanya adalah bagaimana menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada pendidikan dan juga berpihak kepada kesehatan,” ujarnya di hadapan peserta.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai penentu kualitas generasi masa depan.

Ia juga menyoroti, saat ini perempuan telah mendapatkan ruang lebih luas dalam berbagai sektor pembangunan.

Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan, perempuan dinilai semakin aktif berkontribusi.

Ratnawati menilai, kehadiran pemerintah melalui kebijakan dan regulasi menjadi kunci dalam mendukung peran tersebut.

Katanya, perhatian terhadap perempuan harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan, hingga anak memasuki usia pendidikan.

Event Makkunrai Expo sendiri menjadi wadah bagi perempuan untuk menunjukkan peran dan kontribusinya di berbagai bidang.

Mulai dari UMKM, pendidikan, hingga diskusi publik, seluruhnya dirancang untuk mendorong pemberdayaan perempuan.

Ratnawati juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat jaringan dan kolaborasi antar perempuan.

Ia berharap, semakin banyak ruang yang diberikan bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi.

Dalam sesi dialog, ia juga menyinggung pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan perempuan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sinjai telah memiliki perangkat khusus yang menangani isu tersebut.

Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, berbagai program terus digalakkan.

Ratnawati menegaskan, perempuan harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

“Semua perempuan harus menikmatinya secara merata,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar akses pendidikan bagi perempuan terus diperluas hingga ke jenjang tertinggi.

Kehadirannya di Makkunrai Expo menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran perempuan.

Dengan semangat Hari Kartini, Ratnawati mengajak seluruh perempuan untuk terus berdaya dan berkontribusi.

Event ini pun menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan di Sulawesi Selatan, khususnya di tengah tantangan pembangunan yang terus berkembang. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.