1.452 JCH Kloter 5 Embarkasi Makassar Dilepas Bupati Gowa, Ingatkan Jaga Kesehatan
Saldy Irawan April 23, 2026 08:09 PM

TRIBUN-GOWA.COM — Ratusan jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Gowa mengikuti prosesi pelepasan di Masjid Agung Syekh Yusuf, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Kamis (23/4/2026) sore

Pelepasannya oleh Bupati Gowa, Husniah Talenrang, yang secara resmi memberangkatkan jamaah menuju Asrama Haji Sudiang sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Kepala Kemenhaj Gowa, H Alim Bahri, mengungkapkan total jamaah calon haji asal Gowa tahun ini mencapai 1.452 orang.

“Untuk kloter lima yang kita lepas hari ini sebanyak 387 jamaah,” ujarnya.

Ia menyebut, jamaah tertua dalam rombongan berusia 94 tahun, sementara yang termuda berusia 17 tahun atas nama Sunarti.

Menurutnya, pihaknya telah menyiapkan pelayanan ekstra, khususnya bagi jamaah lanjut usia.

“Pelayanan ekstra terutama lansia, termasuk penyediaan kursi roda dan pendampingan secara terus menerus,” jelasnya.

Ia menambahkan, para jamaah dijadwalkan berangkat keesokan harinya.

“Insya Allah berangkat besok,” katanya.

Alim Bahri mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Cuaca di Tanah Suci informasinya tidak terlalu panas seperti tahun sebelumnya, tapi tetap kami imbau agar jamaah rutin minum dan tidak menunggu haus untuk menghindari dehidrasi,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Gowa Husniah Talenrang menyampaikan 387 jamaah yang diberangkatkan merupakan Kloter pertama asal Gowa atau Kloter lima.

“Jumlah ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua, sekaligus menjadi bukti besarnya semangat keagamaan masyarakat Gowa dalam menjalankan rukun Islam ini,” ungkapnya.

Ia menyebut, tahun ini Gowa mendapatkan porsi haji yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Husniah berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan petugas selama menjalankan ibadah.

“Laksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Ingat, kesehatan sangat penting karena sebagian besar ibadah membutuhkan kekuatan fisik,” tegasnya.

Ia menambahkan, para jamaah juga membawa nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.

“Bapak dan Ibu bukan hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Gowa,” lanjutnya.

Husniah meminta doa dari para jamaah untuk kemajuan daerah.

“Doakan kami agar bisa menjalankan amanah memimpin Kabupaten Gowa menuju daerah yang semakin maju, sejahtera, aman, dan religius,” harapnya.

 

Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.