TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pelalawan telah mengumumkan jadwal pengumpulan koper bagi Jamaah Calon Haji (JCH) Pelalawan tahun 2026.
Jamaah diminta mengantarkan koper maupun tas ke kantor Kementerian Haji dan Umrah Pelalawan yang terletak di komplek perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci, tepat di sebelah Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Pengumpulan dimulai 29 April mendatang sampai 1 Mei.
"Selama tiga hari kami membuka pelayanan pengumpulan koper ataupun tas jamaah di kantor," ungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pelalawan, H Rizali S.Ag kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (24/4/2026).
Adapun tentang berat koper yang dibawa JCH ke tanah suci dalam melaksanakan ibadah haji yakni untuk bagasi maksimal 32 kilogram.
Sedangkan berat untuk kabel maksimum 7 kilogram. Jamaah yang menyerahkan koper ke kantor Kementerian Haji dan Umrah akan ditimbang oleh petugas. Agar memastikan barang-barang Jamaah sesuai dengan syarat penerbangan yang berlaku.
"Alhamdulillah sampai saat ini kondisi semua jamaah sehat walafiat sebelum keberangkat 3 Mei nanti," tambah Rizali.
Baca juga: Jemaah Haji Kloter 3 Asal Pekanbaru Tiba di Batam, Jumat ke Tanah Suci
Sebanyak 225 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pelalawan Riau dijadwalkan berangkat pada tanggal 3 Mei mendatang ke tanah suci.
JCH Pelalawan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 bersama jamaah dari Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil).
Jamaah akan dilepas dari Pangkalan Kerinci, Pelalawan pada 3 Mei oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dari Mesjid Agung Ulul Azmi.
Biasanya seluruh keluarga JCH juga ikut mengantar dan memberangkatkan jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji.
"Sampai saat ini persiapan sudah matang. Termasuk seluruh dokumen telah tuntas diurus," katanya.
Diterangkannya, dari 225 JCH asal Pelalawan laki-laki sebanyak 108 orang dan perempuan 117 jamaah. Kemudian jamaah tertua atas nama Karih berusia 80 tahun. Jamaah perempuan ini berasal dari KecamatanPangkalan Lesung.
Sedangkan jamaah termuda bernama Wapri Arkana Hanapiah berumur 18 tahun asal Pangkalan Kerinci.
Ia menggantikan orangtuanya yang meninggal sebelum berangkat haji pada tahun 2025 lalu.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)