RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang Bakal Buka Pelayanan Stem Cell, Metode Perawatan Agar Wajah Glowing
Eko Darmoko April 24, 2026 05:35 PM

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Ada kabar gembira bagi kalangan emak-emak di Kabupaten Malang dan sekitarnya, yang tak ingin terlihat kriput atau tak mau tua.

Termasuk juga buat para orang tua, agar tetap sehat di usia senjanya, sehingga tulangnya bisa diregenerasi atau direstorasi.

Ke depan, pelayanan medis seperti itu akan dibuka di RSUD Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Yakni, pelayanan terapi stem cell, dengan peremajaan sel, agar kembali kuat seperti bocah berusia 17 tahun.

Dipastikan pelayanan stem cell akan mendongkrak pendapatan RSUD Kanjuruhan karena bakal diserbu kalangan emak-emak sosialita, yang ingin tampil selalu glowing atau wajahnya bercahaya .

Terobosan seperti itu adalah oleh-oleh Bupati Sanusi usai mengunjungi sahabat lamanya, dr Supriyanto, Direktur Utama RSUP Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Persahabatan mereka itu terjalin erat sejak dr Supri masih jadi Direktur RSUD Ishak, Tulungagung atau sebelum hijrah ke Jakarta, untuk dilantik jadi Dirut RSCM tahun 2023 lalu.

Baca juga: Polres Malang Bongkar Sindikat Pengoplos LPG Kepanjen, Isi 4 Tabung Melon Disuntik ke Tabung 12 Kg

"Iya, sampai sekarang tetap bersahabat."

"Dan, kami ingin agar pelayanan RSUD Kanjuruhan bisa meniru RSCM, makanya kami bekerja sama dengan Pak Dokter (dr Supri)," tutur Bupati Sanusi.

Memang, di RSCM, pelayanan stem cell atau sel punca sudah berstandar internasional, dan banyak pasiennya.

Terutama buat kasus seperti peradangan kronis di sendi, pengapuran tulang, cedera tulang belakang, saraf kejepit, nyeri lutut, dan penyakit metabolik. Itu akan diregenerasi atau direstorasi.

Kerja sama lainnya, di antaranya, peningkatan pelayanan jantung coroner, peningkatan SDM, dan perbaikan pelayanan, agar tak banyak dikeluhkan masyarakat.

"Banyak item. Tapi, intinya, Pak Bupati ingin pelayanan di RSUD Kanjuruhan bisa seperti RSCM," ungkap dr Bobi Prabowo, mantan Plt Direktur RSUD Kanjuruhan, yang pada 23 Mei 2025 itu dilantik jadi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan di RSCM.

Sebenarnya, pelayanan stem cell itu sudah setahun lalu digagas Bobi, saat masih jadi Plt RSUD Kanjuruhan.

Namun, itu batal karena ia keburu dipindah ke RSCM. Baru saat Bupati Sanusi bertemu sahabatnya, dr Supri, Selasa (20/4/2026) kemarin, keinginan untuk membuka pelayanan stem cell di RSUD Kanjuruhan, dimatangkan kembali.

"Ya, tinggal menyiapkan SDM dan regulasinya karena pelayanan ini tak bisa dicover BPJS," ungkap Bobi.

Jika pelayanan stem cell sudah dibuka di RSUD Kanjuruhan, ke depan, warga Kabupaten Malang dan sekitarnya, yang ingin sehat dari segala penyakit di usia senjanya, tak usah pergi ke Singapura atau ke Penang, Malaysia.

Mereka cukup terapy stem cell di RSUD Kanjuruhan. Bahkan, di Surabaya saat ini sudah banyak klinik kecantikan, dengan mengembangkan terapy stem cell.

Pasiennya, bukan cuma emak-emak yang tak ingin terlihat keriput wajahnya, namun para gadis, yang ingin wajahnya selalu terlihat glowing, juga antre.

"Saya siap jadi pasien pertamanya," tutur Sekda Budiar, yang ikut mendampingi MoU antara Bupati Sanusi dengan dr Supri.

Menurut Budiar, dari keterangan yang didapat kemarin itu, terapy stem cell juga bisa menyembuhkan segala penyakit.

Sebab, sel yang rusak akan diremajakan. Caranya, lemak di perut pasien itu disedot dengan suntikan, lalu sel yang sudah diambil itu diberi 'makan' nutrisi dan protein.

Untuk sel yang sudah tak sehat dibuang, sedang sel yang sehat bakal disehatkan lagi dengan berkembangbiak jadi 200 juta.

Dan, sel terbaik itu dimasukkan kembali ke tubuh pasien, dengan injeksi atau infus.

"Makanya, manfaat dari stem cell itu, meski orang itu sudah lanjut usia namun tetap sehat dan terlihat segar atau jauh lebih muda," ungkapnya.

Baca juga: Disperindag Kabupaten Malang Monitoring Tabung Gas LPG 3 Kg Pasca-penangkapan Sindikat Pengoplos

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.