Peringati Hari Bumi, Pertamina Patra Niaga Lakukan Penanaman Pohon di Sikka
Nofri Fuka April 24, 2026 05:45 PM

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Fuel Terminal Maumere menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman pohon di kawasan Pantai Konservasi dan Edukasi Nuba Nanga. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Aksi penanaman pohon ini merupakan inisiatif Kelompok Jaring Sejahtera, kelompok binaan Fuel Terminal Maumere, yang secara konsisten berperan sebagai motor penggerak kegiatan berbasis lingkungan di wilayah tersebut. 

Kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat ini mencerminkan pendekatan pemberdayaan yang partisipatif dan berkelanjutan.

 

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Terus Penuhi Peningkatan Kebutuhan Brightgas di NTT

 

 

Fuel Terminal Manager Maumere Zakiudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk kesadaran perusahaan dalam melestarikan alam sekitar.

“Melalui momentum Hari Bumi, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dari gerakan yang berkelanjutan serta mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir,” ujarnya.

Puluhan anakan pohon ditanam dalam kegiatan ini, yang terdiri dari tanaman pelindung seperti jati emas, glodogan, dan saga, serta tanaman buah di antaranya mangga, salak Bali, dan rambutan. 

Penanaman ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang.

Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat

Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) Kabupaten Sikka, Yance Moa, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar penanaman pohon.

“Bukan tentang kuantitas benih yang ditanam, melainkan aksi nyata untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat sekitar untuk berpartisipasi merawat ekosistem pesisir,” ujarnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, setiap pohon yang ditanam akan dirawat secara berkelanjutan dengan melibatkan anak-anak Desa Tana Duen sebagai “pengasuh pohon”. 

Pendekatan ini tidak hanya memastikan pertumbuhan tanaman, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi generasi muda sejak dini. 

Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, sebagai wujud kolaborasi multipihak dalam menjaga kelestarian lingkungan di daerah.

Pada kesempatan terpisah, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan terus diarahkan pada upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif.

“Kami meyakini bahwa upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong tumbuhnya kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, termasuk generasi muda, dalam menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari dan memberikan manfaat jangka panjang,” ungkapnya.

Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menghadirkan program-program TJSL yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan, melalui sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemangku kepentingan, guna menciptakan lingkungan yang lebih lestari dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.