Ditinggal Pemilik ke Luar Negeri, Rumah Mewah di Cilacap Terbakar Diduga Api dari Korsleting Mobil
raka f pujangga April 24, 2026 06:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik warga di Desa Madusari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (23/4/2026) malam.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 22.15 WIB di rumah milik Nono Carsono yang berada di Dusun Cimalati RT 01 RW 09.

Baca juga: Buntut Prank Kebakaran Warung Nasi Goreng, Damkar Kota Semarang Tuntut DC Minta Maaf

Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Cilacap, Gatot Arief Widodo, menjelaskan sumber api pertama kali muncul dari area garasi mobil akibat dugaan korsleting listrik.

“Api diduga berasal dari korsleting listrik pada mobil yang berada di garasi, kemudian merembet ke bagian rumah lainnya hingga membesar,” ujar Gatot, Jumat (24/4/2026).

Ia menyebut, kondisi rumah yang kosong membuat api dengan cepat membesar tanpa penanganan awal dari penghuni.

“Pada saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang bekerja di luar negeri, sehingga api tidak segera tertangani di awal,” jelasnya.

Saksi mata bernama Yuli langsung berteriak meminta pertolongan warga saat melihat kobaran api mulai membesar.

“Warga kemudian berdatangan dan berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu petugas datang,” katanya.

Kepala Desa Madusari pun segera menghubungi Pos Damkar Majenang setelah menerima laporan dari warga.

“Petugas kami menerima laporan dan langsung menuju lokasi, dengan waktu respons sekitar 30 menit,” ungkap Gatot.

Petugas Damkar berhasil memadamkan api dan melakukan proses pendinginan dalam waktu sekitar satu setengah jam.

“Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih satu setengah jam hingga api benar-benar padam,” tambahnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka, karena rumah dalam kondisi kosong saat kejadian,” tegasnya.

Rumah berukuran sekitar 10 x 12 meter tersebut dilaporkan mengalami kerusakan hingga sekitar 45 persen akibat kebakaran.

Selain itu, satu unit mobil jenis Avanza juga hangus terbakar dalam kejadian tersebut.

“Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp450 juta, termasuk satu unit kendaraan yang ikut terbakar,” jelas Gatot.

Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 6.000 liter air untuk menjinakkan api yang sempat membesar.

Baca juga: BREAKING NEWS 12 Petugas Damkar Semarang Kena Prank DC Pinjol Buat Laporan Palsu Kebakaran Warung

“Total air yang digunakan sekitar 6.000 liter untuk proses pemadaman hingga pendinginan,” ujarnya.

Gatot juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik yang bisa memicu kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik maupun kendaraan guna mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (ray)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.