TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Sekretaris Jenderal Keuskupan Maumere, RD. Yakobus Donnisius Migo atau Romo Donnie, menyampaikan bahwa tiga orang terduga pelaku penganiayaan terhadap Pastor Pembantu Paroki St. Petrus Kloangpopot telah diamankan oleh pihak Polres Sikka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pernyataan tersebut disampaikan Romo Donnie saat dihubungi Tribunflores.com, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi saat misa penguburan di wilayah Paroki Kloangpopot, ketika korban yang sedang memimpin misa menegur sejumlah orang yang diduga membuat keributan di area rumah duka.
Namun, teguran tersebut diduga tidak diterima oleh para terduga pelaku hingga berujung pada tindakan penganiayaan terhadap korban.
Baca juga: Sekretaris Jenderal Keuskupan Maumere: Kasus Penganiayaan Pastor Sudah Dilaporkan ke Polisi
Romo Donnie menambahkan, kasus ini sebelumnya telah dilaporkan secara resmi ke Polres Sikka melalui kuasa hukum korban, Ephivanus Markus Nale Rimo atau Romo Epy untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Ia juga mengimbau umat Katolik di mana pun berada agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.
Sebelumnya, Pastor Pembantu Paroki St. Petrus Kloangpopot berinisial F.P.A diduga menjadi korban penganiayaan oleh Y.A di Dusun Kahagoleng, Desa Wolonterang, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.
Polres Sikka melalui Kasie Humas Ipda Leonardus Tungga membenarkan laporan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan dengan memeriksa korban, saksi serta terlapor untuk mengungkap kronologi dan motif kejadian.