TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wali Kota Bogor Dedie Rachim langsung diserbu para RT yang langsung mengadu ketika Dedie mengunjungi RW 10 Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (24/4/2026).
Para RT ini menyampaikan keluhan dan permasalahan di lingkungan mereka yang belum tuntas.
Pantauan TribunnewsBogor.com, awalnya Dedie melihat langsung pemilahan sampah rumah tangga di wilayah RW tersebut.
Kemudian datang seorang RT yang mengadu gerobak sampah yang diberikan pemerintah terlalu besar.
Sehingga sulit jika ingin masuk ke gang-gang pemukiman warga.
"Ya dimensinya dirubah, cuman volumenya jangan jadi kecil, jadi tinggi tapi bisa masuk (gang)," kata Dedie Rachim berbincang dengan pihak DLH usai mendengar keluhan RT tersebut.
Kemudian muncul lagi aduan lain, yaitu RT dan RW mencoba menangani sampah di saluran air dengan saringan agar sampah tak menumpuk di Situ Gede, namun imbasnya pemukiman malah kebanjiran saat hujan.
RT tersebut mengaluh dia malah justru menampung sampah dari wilayah lain dari hulu saluran air.
"Pak Lurah atuh Pak monitor, pindahin saringannya atau gimana, Pak Lurah bantuin," ucap Dedie memanggil Lurah setempat yang juga hadir.
Kemudian Dedie berbincang soal opsi semua wilayah melakukan penyaringan sampah di saluran air agar bisa tahu sampahnya di kali berasal dari mana.
"Warga punya insiatif yang bagus," kata Dedie.
Tak sampai di sana, datang RT lain yang mengadu soal pengajuan penerangan jalan umum (PJU) yang dinilai tak ada kabar.
Dedie pun langsung memanggil pihak Dishub yang juga hadir di lokasi.
"Nanti kita minta ke Dishub. Pak, PJU segera pak, khususon ya," kata Dedie.
Selain itu, ada pula RT yang meminta bantuan kursi roda untuk warga yang sakit struk, lalu aduan RT soal masalah lahan di kampungnya, serta RT yang meminta CCTV karena wilayahnya rawan tawuran.
Dedie menanggapinya dengan santai dan mengaku akan menindaklanjutinya dengan pihak-pihak terkait.