Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kabar Mbah Painah Solo mendapat hadiah rumah dari Presiden Prabowo Subianto tengah menjadi sorotan.
Lansia berusia 74 tahun asal Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo itu disebut bakal menerima bantuan tempat tinggal, meski hingga kini masih dalam tahap awal verifikasi.
Informasi tersebut dibenarkan Ketua RW 14, Lukman Sukamto.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat setempat telah mendatangi kediaman Mbah Painah untuk melakukan klarifikasi kondisi kehidupannya, setelah adanya instruksi langsung dari Presiden RI.
Menurut Lukman, proses saat ini belum sampai pada tahap realisasi bantuan.
Pemerintah daerah baru melakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi Mbah Painah secara langsung.
"Jadi tadi baru survei dari Bapak Respati (Wali Kota Solo) yang memerintahkan Bapak Lurah dan Camat untuk melakukan klarifikasi," urai Lukman kepada TribunSolo.com, Jumat (24/4/2026).
Meski belum ada keputusan resmi terkait bentuk bantuan, Lukman menyebut ada kemungkinan Mbah Painah akan menerima rumah sebagai hadiah.
"Rencananya insyaallah akan diberi bantuan berupa bantuanhya belum fiks itu nanti kapan. Intinya tadi baru klarifikasi. Nah bocor-bocoran ya dapat tempat tinggal. Tapi tempat tinggalnya seperti apa kami juga belum tahu," lanjutnya.
Kabar ini pun langsung menarik perhatian publik, mengingat kondisi Mbah Painah yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Baca juga: Kisah Mbah Painah di Pucangsawit Solo, Tinggal di Fasum yang Awalnya untuk Penyimpanan Barang Warga
Lukman mengungkapkan rasa syukur atas perhatian Presiden terhadap warganya tersebut.
Ia menilai perjuangan Mbah Painah yang membesarkan anak angkatnya dengan penuh keterbatasan akhirnya mendapat perhatian.
"Intinya kami ikut senang Bu Painah dengan sepenuhnya membantu anak angkatnya bernama Aditya itu Tuhan memberikan balasan yang setimpal dan bisa dimanfaatkan oleh Bu Painah dan Aditya itu," pungkasnya.
Baca juga: Potret Haru Mbah Painah di Solo, Tinggali Rumah Kecil Lahan Fasum, Warga Kompak Turun Tangan
(*)