Teknisi Angkatan Udara Israel Didakwa Mata Mata Iran, Bocorkan Data Jet Tempur dan Fasilitas Militer
Ardrianto SatrioUtomo April 24, 2026 11:12 PM

Otoritas Israel mendakwa dua teknisi Angkatan Udara atas dugaan spionase yang melibatkan agen Iran.

Keduanya merupakan mekanik pesawat tempur F-15 yang bertugas di Pangkalan Udara Tel Nof.

Jaksa militer Israel menuduh mereka melakukan pelanggaran keamanan dengan menjalin kontak dengan agen intelijen Iran.

Dakwaan menyebut dua teknisi Angkatan Udara Israel tersebut menjalin komunikasi dengan pihak intelijen Iran selama beberapa bulan.

Dilansir dari Times of Israel, dalam periode tersebut keduanya diduga menjalankan berbagai tugas dengan imbalan uang, Jumat (24/4/2026).

Oritas Israel mendakwa dua teknisi Angkatan Udara dengan tudingan menjalin kontak dengan agen intelijen Iran pada Kamis (23/4).

Informasi yang diberikan disebut mencakup sistem pesawat tempur hingga dokumentasi fasilitas militer.

Salah satu tersangka bahkan mengirimkan foto jet tempur dan area pangkalan untuk membuktikan aksesnya.

Laporan juga menyebut adanya permintaan dari agen Iran untuk melakukan tindakan ekstrem, termasuk serangan.

Namun, beberapa permintaan tersebut disebut ditolak oleh para tersangka.

Meski kontak sempat terputus, keduanya diduga tetap mencoba menghubungi kembali agen Iran demi keuntungan finansial.

Kasus ini  memperlihatkan meningkatnya upaya perekrutan warga Israel oleh jaringan intelijen Iran melalui pendekatan daring.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.