Riau Petroleum Terima PI Rp 340 Miliar, DPRD Riau Dorong Pengembangan Energi B50
M Iqbal April 24, 2026 11:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Riau mendorong pemanfaatan dana Participating Interest (PI) yang akan diterima oleh Riau Petroleum sebesar Rp340 miliar untuk pengembangan energi terbarukan berbasis sawit, khususnya B50.

Anggota Komisi III DPRD Riau sekaligus Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah, Abdullah menyebutkan, angka tersebut berasal dari PI sebesar 20 juta dolar AS yang akan diterima daerah dari pengelolaan blok migas.

“Jadi saat rapat dengan PT Pertamina Hulu Rokan dan Riau Petroleum, kita memastikan soal PI. Insya Allah kita akan dapat 20 juta USD. Kalau kurs Rp17 ribu, berarti sekitar Rp340 miliar," ujarnya.

Abdullah menjelaskan, dana tersebut nantinya akan dibagi, di mana sebagian menjadi dividen untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau, sementara sisanya dapat dimanfaatkan sebagai modal kerja bagi Riau Petroleum.

Menurutnya, DPRD Riau menyarankan agar modal kerja tersebut diarahkan untuk pengembangan bahan bakar nabati B50 sebagai bagian dari program ketahanan energi nasional.

“Sebagian itu bisa dijadikan modal kerja Riau Petroleum. Saran kita, digunakan untuk pengembangan minyak B50 sesuai program pemerintah pusat dalam rangka ketahanan energi," jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan pemerintah akan mengurangi ketergantungan pada impor solar industri dan mengalihkannya ke produk dalam negeri seperti B50, yang berbasis bahan baku minyak sawit mentah (CPO).

Riau sendiri dinilai memiliki potensi besar karena merupakan salah satu daerah penghasil CPO terbesar di Indonesia, yang dapat diolah menjadi B100 sebelum dicampur menjadi B50.

“Kalau ini dilakukan, BUMD Riau Petroleum bisa menangkap peluang besar ini, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ketahanan energi nasional,"jelasnya.

(Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.