TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 443 jemaah calon haji asal Provinsi Riau yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 03 resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada Jumat (24/4/2026).
Kloter ini menjadi rombongan pertama keberangkatan haji Riau tahun 1447 Hijriah melalui Embarkasi Batam.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, Defizon, memaparkan data terbaru jumlah jemaah calon haji kloter pertama Riau (BTH 3) yang telah diberangkatkan dari bandara Hang Nadim Batam menuju ke tanah suci.
“Untuk kloter BTH 03, total jemaah yang diberangkatkan berjumlah 443 orang. Terdiri dari 435 jemaah haji, 2 Petugas Haji Daerah (PHD), 2 pembimbing KBIHU, dan 4 petugas kloter,” jelas Defizon, Jum'at (24/4/2026).
Ia juga mengungkapkan adanya jemaah yang belum bisa berangkat bersama rombongan karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan penerbangan ke tanah suci.
“Ada satu jemaah asal Pekanbaru yang saat ini dirawat di Batam dan didampingi satu orang pendamping. Jadi total dua orang yang tertunda keberangkatannya,” tambahnya.
Defizon memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan sesuai prosedur, mulai dari administrasi hingga kesiapan teknis di embarkasi.
Setelah prosesi pelepasan, para jemaah diberangkatkan melalui Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, menuju Madinah menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines untuk memulai rangkaian ibadah haji.
Sebelumnya, para jemaah telah menjalani perjalanan dari Pekanbaru. Mereka dilepas keluarga di Lapangan MTQ dalam suasana haru, kemudian diberangkatkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II dan diterbangkan ke Batam. Setibanya di Batam, jemaah masuk asrama haji dan menjalani persiapan akhir sebelum keberangkatan internasional.
Suasana haru dan bahagia begitu terasa saat para jemaah bersiap berangkat. Dengan seragam biru muda yang kompak, mereka tampak penuh semangat, sementara petugas sigap membantu, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan pesan khusus kepada para jemaah agar turut mendoakan daerah asal selama berada di Tanah Suci.
“Mohon doakan Provinsi Riau agar selalu aman, damai, dan terhindar dari segala marabahaya,” ujar Syahrial saat melepas jemaah di Asrama Haji Embarkasi Batam.
Syahrial juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten/kota dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan nantinya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, memastikan pihaknya terus memantau kebutuhan jemaah agar dapat beribadah dengan tenang.
“Pemerintah Kota Pekanbaru senantiasa hadir memberikan dukungan nyata. Kami berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan dan kembali dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
(Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)