SURYA.CO.ID - Nama Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan setelah resmi menyandang status baru.
Selain menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, suami Nagita Slavina ini kini resmi didapuk sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan pada Jumat (24/4/2026).
Langkah strategis ini diambil oleh BPJS Kesehatan untuk memperkuat jangkauan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Namun, apa sebenarnya tugas dan tanggung jawab yang akan diemban oleh Raffi Ahmad?
Tugas utama Raffi Ahmad adalah menjadi jembatan komunikasi antara BPJS Kesehatan dengan kelompok masyarakat produktif.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyebutkan bahwa pengaruh Raffi di media sosial sangat krusial.
"Raffi Ahmad dinilai aktif membangun kolaborasi, serta mampu menjangkau generasi muda dan masyarakat produktif," ujar Pujo dalam keterangan persnya.
Baca juga: Ketua DPRD Magetan Menangis Ditetapkan Tersangka Korupsi Dana Pokir, Total Hartanya Hanya Rp 1 M
Raffi Ahmad tidak hanya bertugas sebagai pemberi pesan, tetapi juga sebagai contoh nyata (role model).
BPJS Kesehatan memberikan gelar ini karena Raffi telah membuktikan kepatuhannya sebagai pengusaha dengan mendaftarkan seluruh karyawannya ke Program JKN.
"Kepeduliannya mendaftarkan pekerja beserta anggota keluarganya sebagai peserta Program JKN menunjukkan bahwa perlindungan kesehatan bagi pekerja adalah tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari lingkungan usaha masing-masing," kata Pujo.
Pujo menegaskan bahwa Raffi memberikan teladan nyata, terutama bagi para pelaku industri seni dan kreatif.
"Raffi Ahmad tidak hanya memiliki pengaruh besar di ruang publik, tetapi juga memberi teladan melalui tindakan nyata," tambahnya.
Salah satu tantangan besar Program JKN adalah pemahaman masyarakat mengenai pentingnya iuran.
Bersama figur publik seperti Raffi Ahmad, BPJS Kesehatan ingin memperkuat literasi masyarakat mengenai:
Terakhir, Raffi Ahmad bertugas membawa energi positif untuk menjaga keberlanjutan program kesehatan negara ini.
Melalui sosoknya, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa JKN adalah milik bersama.
"Pemberian Gelar Duta Kehormatan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama menjaga keberlanjutan Program JKN," tutur Pujo.
Penetapan Raffi sebagai orang pertama yang menerima gelar ini didasarkan pada pertimbangan strategis.
Sebagai figur publik dengan kepedulian sosial yang tinggi, Raffi dianggap memiliki pengaruh yang mampu menggerakkan massa.
"Penetapan Raffi Ahmad sebagai penerima pertama Gelar Duta Kehormatan BPJS Kesehatan didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis," pungkas Pujo.
Dengan peran baru ini, Raffi Ahmad diharapkan mampu membawa perubahan positif sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa manfaat Program JKN dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.