Grid.ID - Penyanyi ternama Raisa Andriana turut ambil bagian dalam audisi Pagelaran Sabang Merauke sebagai juri. Kehadirannya terasa berbeda karena ini merupakan pertama kalinya Raisa dipercaya menilai kompetisi tari.
Raisa dikenal luas sebagai penyanyi dengan karakter vokal yang kuat. Keterlibatannya di dunia tari menjadi pengalaman baru dalam perjalanan kariernya.
Raisa pun mengungkapkan perasaannya dengan jujur saat menerima tawaran tersebut. Ia bahkan sempat mempertanyakan alasan dirinya dipilih.
"Aku sih lebih bertanya Pagelaran Sabang Merauke kenapa tertarik mengajak aku di sini. Karena di antara yang lain kayaknya paling di luar konteks adalah saya," ujarnya sambil tertawa saat berada di Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Jumat (24/4/2026).
Meski begitu, Raisa mengaku sudah cukup familiar dengan pagelaran tersebut. Ia bahkan sempat menyaksikan pertunjukan sebelumnya yang menurutnya sangat memukau.
"Tapi yang jelas, pastinya aku juga udah familiar banget sama PSM dan udah melihat yang tahun lalu juga dengan naga-naga itu, luar biasa sekali pagelarannya," katanya.
Pengalaman itu membuat Raisa semakin tertarik untuk menerima tawaran menjadi juri. Ia mulai melihat keterkaitan antara berbagai bentuk seni.
"Ketika ditawarkan untuk mau nggak jadi juri? Pertama aku tanyain 'Kenapa harus aku?'. Tapi pada akhirnya menurutku semua bentuk seni itu, mau itu tari ataupun suara, musik, dan lain-lain, semua tuh ya kita bisa melihat dan bisa ngerasain dari soul-nya gitu," ungkapnya.
Wanita berusia 35 tahun ini menyadari bahwa pendekatannya sebagai juri mungkin akan berbeda. Ia mengaku tidak terlalu memahami teknik tari secara mendalam.
"Jadi mungkin besok ketika aku duduk di bangku penjuri, aku akan lebih gampang luluh gitu ya sama penari-penarinya karena nggak ngerti dengan teknik," tuturnya.
Meski demikian, ia percaya bahwa penilaian tidak hanya soal teknik semata. Perasaan dan makna yang disampaikan juga menjadi hal penting.
"Tapi aku hanya bisa merasakan soul-nya mereka, dapat merasakan apa ya kebanggaan mereka dengan budaya dan tari yang mereka bawakan," jelasnya.
Raisa melihat kesempatan ini sebagai ajang belajar yang berharga. Ia ingin menyerap banyak pengalaman dari para penari yang tampil.
"Jadi aku nggak sabar untuk banyak belajar dari semua penari-penari yang akan tampil besok, dan juga aku nggak sabar untuk terinspirasi sama mereka semua juga," pungkasnya.