Dua Kejadian Penganiayaan Pakai Sajam di Kota Bitung, Polisi Buru 2 Pelaku
Alpen Martinus April 25, 2026 04:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Tim Resmob Polsek Maesa buru dua pelaku penganiayaan dengan senjata tajam jenis panah wayer.

Ada dua kejadian penganiayaan dengan sajam jenis panah wayer di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Senin (20/4/2026), korbannya seorang pelajar SMKN 2 Bitung.

Baca juga: Pelajar SMK di Bitung Korban Dugaan Pemalakan dan Penganiayaan Pakai Sajam, Ini Penjelasan Polisi

Kejadian kedua pada Jumat (24/4/2026) korbannya seorang pria Osvaldo Damisi (20) warga Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa Kota Bitung.

Untuk peristiwa kedua, terjadi di gang atau lorong masuk Gapura Nabati Kelurahan Bitung Tengah lingkungan I Kecamatan Maesa, Jumat (24/4/2026) pukul 03.00 Wita.

Informasi yang dirangkum, dari Polsek Maesa peristiwa ini bermula ketika korban dari rumah hendak ke warung tak jauh dari rumahnya, untuk membeli rokok.

Sekembalinya dari membeli rokok, dalam perjalan pulang di tempat kejadian pekerja (TKP) korban berpapasan dengan dua orang pelaku lelaki P alias Prabu dan lelaki GS alias Galang yang mengendarai sepeda motor.

Satu di antara pelaku yait P alias Prabu turun dari motor, lalu kejar korban sambil membawa sajam jenis panah wayer.

Di jarak sekitar lima meter, pelaku melepaskan anak panah wayer ke arah korban dan kena bagian belakang.

Apa yang dialami korban, nyaris tembus ke punggung kanan hingga hampir tembus ke bagian leher sebelah kanan.

Usai terkena anak panah wayer, korban berlari ke rumah dan melaporkan apa yang ia alami ke orang tuanya.

Sementara para pelaku usai beraksi kabur.

Korban kemudian di larikan ke Rumah Sakit Budi Mulia Bitung dan mendapat tindakan medis.

"Hingga sore tadi para pelaku masih di kejar oleh tim Resmob Polsek Maesa," kata Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus.(CRZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.