BMKG Ingatkan, Hujan Lebat hingga Angin Kencang Terjang NTT 3 Hari Kedepan
Gordy Donovan April 25, 2026 12:47 PM

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Mateorologi Kelas II Eltari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Nusa Tenggara Timur, sejak Sabtu 25 hingga Senin 27 April 2026.

Waspada (Hujan Sedang–Lebat) Sabtu 25 April di wilayah Kab. Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Barat dan Sumba Timur.

SIAGA (Hujan Lebat –Sangat Lebat) wilayah Sumba Barat Daya.

Peringatan Dini Angin Kencang di wilayah Kota Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Baca juga: BMKG Imbau Waspada Cuaca Terik dan Potensi Hujan Lebat Selama Musim Pancaroba

Minggu 26 April 2026: 

Waspada (Hujan Sedang–Lebat) di wilayah Kab. Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur.

SIAGA (Hujan Lebat –Sangat Lebat) di wilayah Manggarai dan Sumba Barat Daya.

Peringatan Dini angin Kencang di wilayah Kota Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Senin 27 April 2026:

WASPADA (Hujan Sedang – Lebat) di wilayah Belu, Manggarai Barat,  Manggarai, Manggarai  Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor, Sumba Barat Daya dan Sumba Barat.

Peringatan Dini Angin Kencang di wilayah Kota Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Catatan : Peringatan Dini ini berlaku mulai pukul 08.00 WITA - pukul 08.00 WITA hari berikutnya.

Kepala Stasiun Meteorologi, Sti Nenot’ek, S.Si., M. Si menjelaskan saat ini wilayah NTT berada pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau (Pancaroba). 

Kata dia, pada saat masa peralihan perlu diwaspadai hujan disertai petir/kilat serta angin kencang berdurasi singkat.

Ia juga menyebutkan terpantau aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Atmosfer Kelvin dan Gelombang Rossby yang memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT. 

"Kelembapan udara pada lapisan 850 mb hingga 500 mb terpantau cukup tinggi berkisar antara 60 persen - 90 persen, mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertical di beberapa wilayah NTT,"jelas dikutip dari surat peringatan dini yang dikeluarkan Stasiun Mateorologi Kelas II Eltari Kupang Sabtu (25/4/2026).

Ia menjelaskan suhu permukaan laut yang hangat dan labilitas lokal yang kuat menyebabkan terbentuknya awan-awan konvektif yang mendukung terjadinya hujan di wilayah NTT.

Ia mengingatkan agar waspada dampak hujan sedang hingga hujan sangat lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.

Pihaknya menyarankan untuk hubungi BMKG (24 jam) di (0380) 881613 dan WhatsApp 0811-3940-4264 serta Sosial Media @infobmkg, @infobmkgeltari atau dapat mengunduh aplikasi INFO BMKG.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.